450 Rumah Warga Kota Tangerang Masuk Dalam Program Bedah Rumah Tahun 2022

FOTO: FOTO : Dinas Perumahan dan Permukiman Kota Tangerang for Indolinear.com.
Jumat, 15 April 2022

Indolinear.com, Kota Tangerang – Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Perumahan dan Permukiman Kota Tangerang mulai melaksanakan program bedah rumah tahun 2022.

Peluncuran program ini ditandai peletakan batu pertama oleh Wakil Wali Kota Tangerang Sachrudin di rumah milik Dana Sudiana, warga RT 001/014, Kelurahan Karangsari, Kecamatan Neglasari, Rabu (23/03/2022).

“Alhamdulillah rumah bapak dan ibu bisa dibedah, sehingga nantinya dapat tinggal di rumah yang lebih layak,” ucap Sachrudin.

Sachrudin mengatakan, sejak 2019 sampai 2021, Pemerintah Kota Tangerang telah membedah sebanyak 784 rumah tidak layak huni di 13 kecamatan dan 104 kelurahan. Adapun program serupa pada tahun ini ditargetkan sebanyak 450 rumah.

Di sisi lain, kepedulian Pemerintah Kota Tangerang bagi keluarga Dana Sudiana tidak hanya pada bedah rumah saja. Namun, pemerintah daerah setempat memfasilitasi agar anak-anak dari Dana Sudiana dapat masuk dalam daftar penerima manfaat program Tangerang Cerdas.

“Anaknya nanti bisa sekolah dan jadi penerima manfaat beasiswa Tangerang Cerdas,” ujar Sachrudin.

Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman Kota Tangerang Sugiharto Achmad Bagja menjelaskan, program bedah rumah ini bertujuan untuk menciptakan rumah layak huni bagi masyarakat Kota Tangerang. Bedah rumah pun dilaksanakan secara sistematis, mulai dari ketua RT/RW mengumpulkan data untuk dilaporkan ke kelurahan. Setelah itu, kelurahan meneruskan ke kecamatan.

“Lalu dari kecamatan akan disampaikan kepada kami (Disperkim Kota Tangerang). Setelah itu nanti ada proses verifikasi kelayakan,” kata Achmad.

Dia menyebutkan, verifikasi akan dilakukan oleh tim penyurvei, terdiri dari arsitektur dan ahli teknik sipil. Secara umum, syarat rumah untuk dibedah antara lain tidak ada ventilasi dan jendela, serta dinding terbuat dari bilik.

“Saat ini sudah terverifikasi 209 rumah yang tersebar dari 13 kecamatan dan 104 kelurahan. Itu semua variatif tergantung dari basic data yang ada dari aplikasi SiData,” ujar Achmad.

Dia berharap, melalui program bedah rumah ini masyarakat Kota Tangerang dapat hidup sehat karena tinggal di rumah layak huni dan aman.

“Yang tadi rumahnya belum ada jendela, sirkulasi udara, dan lantai belum dikasih keramik, sekarang sudah jadi lebih baik dan layak huni,” ucap Achmad. (ADV)