4 Tewas, 50 Terluka Dalam Ledakan Guildford Di Inggris Selatan

FOTO: liputan6.com/indolinear.com
Kamis, 5 November 2020
loading...

Indolinear.com, Guildford – Sedikitnya empat orang tewas dan lebih dari 50 lainnya cedera dalam dua ledakan di selatan Inggris pada 5 Oktober 1974.

Bom meledak di dua pub yang dipenuhi pengunjung pada malam di kota Guildford. Banyak dari korban adalah tentara Inggris yang kembali dari tugas di Irlandia Utara.

Bom pertama meledak di pub Horse and Groom tepat sebelum 2030 BST, menghancurkan bagian depan gedung dan menghancurkan jendela toko-toko di sekitarnya.

Bom kedua meledak setengah jam kemudian di Seven Stars di dekatnya. Sebagian besar korban adalah akibat bom awal yang meledak tanpa peringatan.

Semua pub dan dua bioskop di kota Surrey ditutup karena takut serangan lebih lanjut dan polisi menutup daerah tersebut.

David Howell, mantan Menteri Irlandia Utara menggambarkan kengeriannya atas luka-luka yang disebabkan oleh bom tersebut.

“Saya khawatir saya pikir saya telah melihat yang terakhir ini di Belfast. Sangat jelas bahwa kita harus memburu para maniak dan hewan yang akan melakukan hal semacam ini,” katanya, dilansir dari Liputan6.com (03/11/2020).

Cedera paling serius telah dipindahkan ke Rumah Sakit St. Luke di Guildford yang menerima plasma darah dari rumah sakit London untuk merawat korban.

Layanan Ambulans Surrey disebut-sebut meregang karena awak berjuang untuk mengatasi sejumlah besar korban luka.

Guildford terletak dekat dengan sejumlah kota garnisun. Kehidupan malamnya populer dengan tentara yang merupakan bagian dari 6.000 personel militer di daerah tersebut.

Petugas polisi senior Inggris mengatakan mengingat parahnya ledakan dan pilihan target, serangan tersebut kemungkinan besar dilakukan oleh ‘teroris’ Irlandia.

Ledakan yang Semakin Intensif

Kampanye pemboman oleh terduga ‘teroris’ Irlandia semakin intensif di daratan Inggris dalam dua tahun sebelumnya. Pada Maret 1973, sebuah bom meledak di Old Bailey menewaskan satu orang dan melukai 230 orang.

Pada 1974, 12 orang tewas pada Februari ketika sebuah bom meledak di sebuah bus yang membawa prajurit dan keluarga mereka di M62. Pada bulan Juli, seorang wanita tewas dan 41 orang terluka akibat bom di Menara London.

Korban tewas terakhir adalah lima: empat tentara, dan seorang warga sipil. Enam puluh lima orang terluka. Pada tahun 1975 tiga pria dan seorang wanita muda dihukum karena pemboman dan dijatuhi hukuman seumur hidup.

Banding pada tahun 1977 diluncurkan tetapi ditolak tetapi pada tahun 1987 kasus mereka dibuka kembali, setelah bukti baru diajukan.

Pada tanggal 18 Oktober 1989, putusan yang disebut “Guildford Four” dinyatakan sebagai kegagalan besar dalam keadilan dan dibatalkan oleh Pengadilan Banding. Mereka telah menghabiskan 14 tahun di penjara.

Tiga petugas polisi kemudian dituduh memalsukan bukti dalam penyelidikan mereka terhadap pemboman Guildford, tetapi tuduhan itu dibatalkan. (Uli)

INFORMASIKAN PADA SAHABAT: