39 Anggota Kultus Heaven’s Gate Ditemukan Tewas, Diduga Bunuh Diri Massal

FOTO: tribunnews.com/indolinear.com
Sabtu, 28 Maret 2020
loading...

Indolinear.com, Jakarta – Polisi menemukan 39 orang meninggal di sebuah gedung di Rancho Santa Fe, San Diego, California, pada 26 Maret 1997.

Menggunakan pakaian hitam dan sepatu Nike, mereka adalah anggota Kultus Heaven’s Gate,

Karena tidak ada tanda darah dan trauma, polisi menyimpulkan mereka bunuh diri secara, dilansir dari Tribunnews.com (26/03/2020).

Pemimpin Heaven’s Gate mengajarkan bahwa bunuh diri akan membuat mereka meninggalkan tubuh manusianya dan masuk ke sebuah kapal angkasa alien yang tersembunyi di belakang Komet Hale-Bopp.

Sekilas Heaven’s Gate

Heaven’s Gate adalah kelompok keagamaan yang didirikan di Amerika dan memiliki kepercayaan terhadap UFO (Unidentified Flying Object).

Pendiri sekte ini adalah Marshall H. Applewhite (1932-1997) dan Bonny Nettler (1927-1985).

Bertemu pada 1972, mereka segera percaya bahwa mereka adalah saksi “akhir waktu” yang disebut di Revelation 11.

Tiga tahun kemudian, mereka mengadakan pertemuan di California dan Oregon dan menarik para pengikutnya.

Mereka menyiapkan sebuah “transisi” ke kehidupan baru dalam sebuah kapal luar angkasa.

Sekte ini bermarkas di Texas dan hanya memiliki sedikit kontak dengan orang luar hingga 1994.

Ketika masa transisi dianggap dekat, mereka mulai berziarah dan menuju ke California.

Mereka kemudian bermukim di area San Diego pada 1996 dan mulai membuat sebuah website.

Di website ini, mereka menawarkan para pengguna internet sebuah gerbang ke surga.

Karena tawaran tersebut, kelompok ini dikenal sebagai Heaven’s Gate.

Bunuh diri massal

Pada 21 Maret 1997, komet Hale-Bopp muncul dan terlihat jelas di langit.

Applewhite kemudian menggelar perjamuan terakhir dengan menu pai kalkun, roti keju blueberry, dan es teh.

Mereka mulai melakukan bunuh diri massal pada 24 Maret.

Sesi awal, ada 15 orang bunuh diri dengan meminum fenorbital penenang (dilarutkan dalam jus apel) dan vodka,

Sebanyak 15 orang meninggal lagi besoknya, selanjutnya ada 9 orang yang bunuh diri pada hari ketiga.

Pada 26 Maret, ada sebuah panggilan dari telepon umum yang mengatakan bahwa ada lusinan orang bunuh diri di sebuah villa di Rancho Santa Fe.

Dua jam kemudian, seorang wakil sheriff bernama Robert Brunk pergi ke rumah itu dan menemukan banyak orang telah meninggal.

Penyelidik menghitung ada 39 orang, 21 perempuan dan 18 laki-laki .

Mereka diletakkan di tempat tidur, bercelana dan berjubah hitam serta menggunakan sepatu Nike.

Setiap dari mereka membawa $5.75 di kantong dan ada emblem bertuliskan “Heaven’s Gate Away Team.”

Di sana ada sebuah video yang menjelaskan bahwa mereka meninggalkan “tubuh” manusia dan menuju ke pesawat luar angkasa yang dipiloti alien. (Uli)\

INFORMASIKAN PADA SAHABAT: