24 Pemagang Indonesia Mulai Mempelajari Perikanan Di Ishikawa Jepang

FOTO: tribunnews.com/indolinear.com
Kamis, 26 Mei 2022

Indolinear.com, Jakarta – Sebanyak 24 pemagang teknis Indonesia mengunjungi Kota Noto, prefektur Ishikawa yang dikenal dengan memancing cumi terbang Jepang, untuk mempelajari penangkapan ikan Jepang setelah langkah-langkah lebih lanjut.

Hal ini sebagai antisipasi penangguhan  masuknya orang asing baru, yang telah ditetapkan untuk tindakan perbatasan terhadap virus corona baru, dan kini mulai dilonggarkan.

Para peserta pelatihan di distrik Ogi Kota Noto adalah trainee praktek kerja dari Indonesia yang terlibat dalam penangkapan cumi-cumi terbang Jepang dan pukat dasar, dilansir dari Tribunnews.com (25/05/2022).

Menurut Cabang Ogi dari Koperasi Perikanan Prefektur Ishikawa, relaksasi langkah-langkah perbatasan untuk corona baru telah memungkinkan masuk ke Jepang, dan saat ini 24 peserta pelatihan sedang belajar tentang struktur kapal penangkap ikan dan penangkapan ikan Jepang.

Karena pembatasan imigrasi yang ketat musim lalu, 26 peserta pelatihan yang dijadwalkan untuk diterima di cabang Ogi tidak dapat masuk ke negara itu, dan kapal penangkap ikan cumi-cumi berukuran sedang terus beroperasi karena kekurangan tenaga kerja.

Karena pelonggaran pembatasan imigrasi musim ini, prospek penerimaan trainee praktek kerja telah meningkat, dan orang-orang dari Koperasi Perikanan Prefektur cabang Ogi telah menyatakan kelegaan.

Pelatihan ini dijadwalkan selama 3 tahun. Mulai bulan depan, Juni 2022, setiap trainee praktek kerja akan menaiki perahu nelayan dan pergi ke lokasi untuk belajar memancing di Jepang.

“Memang kita sangat kekurangan penangkap ikan sehingga berat sekali pekerjaan penangkap ikan saat ini tanpa bantuan para pemagang tersebut yang masih muda-muda,” papar Takeo Shirasaka dari Koperasi Perikanan Prefektur cabang Ogi kemarin (24/5/2022). (Uli)

loading...