FOTO: merdeka.com/indolinear.com
Jumat, 15 Oktober 2021
Unik | Uploader Yanti Romauli
loading...

Indolinear.com, Jakarta – Petugas margasatwa di Taman Liar Colorado (CPW), Amerika Serikat, mengatakan seekor rusa yang berkeliaran di wilayah negara bagian itu dengan ban di lehernya selama dua tahun akhirnya terbebas dari jebakan tersebut.

Rusa berusia empat setengah tahun itu harus dibius dan tanduknya dicabut, jelas petugas CPW.

Itu adalah upaya keempat yang dilakukan petugas dalam waktu sepekan untuk membebaskan rusa itu.

“Sangat sulit untuk melepaskannya,” kata Scott Murdoch seraya menambahkan, leher rusa itu sedikit terluka dan kehilangan sejumlah bulu.

“Kami lebih memilih untuk memotong ban dan meninggalkan tanduknya untuk aktivitas kawinnya,” jelas Murdoch dalam sebuah pernyataan dua hari lalu, seperti dilansir dari Merdeka.com (14/10/2021).

Dia mengatakan ban itu juga penuh dengan jarum pinus dan kotoran dan akan sangat berat untuk dibawa-bawa.

Setelah melepaskannya dari ban itu pada Sabtu malam, Murdoch mengatakan rusa itu dalam kondisi sangat baik.

“Saya sebenarnya cukup terkejut melihat betapa bagusnya tampilannya.”

Petugas satwa liar pertama kali melihat rusa dengan ban di lehernya saat melakukan survei populasi pada Juli 2019.

Hewan itu, yang menurut petugas memiliki berat lebih dari 600 lb (270kg), kemudian tercatat beberapa kali berkeliaran di antara Park County dan Jefferson County, dan menghilang untuk waktu yang lama selama musim dingin.

Upaya sebelumnya untuk menenangkan rusa jantan itu terhalang karena petugas satwa liar tidak dapat cukup dekat dan rusa lain berada di dekatnya, tetapi musim kawin membuat hal itu memungkinkan, jelas Murdoch. (Uli)