Warga Temukan Belasan Peluru Saat Tebang Pohon Di Pinggir Jalan

FOTO: merdeka.com/indolinear.com
Selasa, 4 Agustus 2020
Unik | Uploader Yanti Romauli
loading...

Indolinear.com, Balige – Pepohonan memang banyak ditanam di tepi-tepi jalan untuk memberikan kesan teduh bagi pengendara bahkan sebagai nilai seni yang memperindah pemandangan kota. Baru-baru ini, peristiwa unik terjadi saat proses penebangan pohon di tepi jalan di Balige, Kabupaten Toba Samosir, Sumatra Utara.

Sebuah akun Facebook, Berita Hangat Tobasa, pada Kamis (30/7) mengunggah kabar yang menghebohkan warga sekitar. Pengunggah foto menyebutkan, warga menemukan belasan selongsong peluru di dalam sebuah pohon yang sedang ditebang.

Unggahan itu mendadak viral dan hingga kini telah dibagikan lebih dari enam ribu kali ini. Walau menjadi pembicaraan karena hingga kini masih belum diketahui dari mana asal peluru tersebut dan bagaimana peluru itu bisa berada di dalam pohon tersebut, dilansir dari Merdeka.com (03/08/2020).

Diklaim Berusia 100 Tahun

Pada unggahan akun tersebut, pohon yang ditebang ini diklaim telah berusia 100 tahun. Tetapi, beberapa orang menyangsikannya. Sebab, jika dilihat pohon tersebut memiliki ukuran yang tidak terlalu besar dan belum terlihat tua, tapi terlihat seperti baru berusia 30 tahun.

“Penebangan pohon kapuk randu yang konon telah berumur 100 tahun lebih terletak di Pasanggarahan Jln. DI Panjaitan, Balige,” tulis akun tersebut.

Ditemukan Belasan Selongsong Peluru

Awalnya, tidak ada yang spesial dengan pohon ini. Namun saat ditebang, warga dibuat heboh atas temuan belasan selongsong peluru yang ada di dalam pohon tersebut.

Pada sederet foto yang diunggah akun tersebut, terlihat ada lebih dari sepuluh butir peluru yang tinggal selongsong tertancap di dalam pohon. Hingga kini, belum ada keterangan atau informasi dari pihak yang berwajib mengenai temuan ini.

Beragam Komentar Netizen

Beragam komentar nyeleneh netizen atas hebohnya penemuan ini pun bermunculan. Banyak yang memperkirakan peluru tersebut merupakan bekas peninggalan perang di masa lampau.

“Menurutku itu perbuatan pejuang yg menyembunyikan amunisi dan sisa sisa slongsong peluru di pohon sampe lupa,” tulis pemilik akun Ken.

“Kemungkinan pohon itu pernah menjadi pos tentara perang, kemudian jadi tempat menyembunyikan amunisi ataupun selongsong pelurunya. Karna seiring usia pohon makin membesar dan amunisi yang tertinggal pun tertelan batang pohon hingga sekarang,” tulis pemilik akun Untung Riyanto.

Peluru Produksi Inggris

Ada sebuah komentar netizen yang ikut meramaikan unggahan tersebut. Akun dengan nama Hazelnut meninggalkan komentar dengan memberi informasi mengenai peluru yang tertancap di pohon tersebut.

Peluru tersebut diyakini sebagai peluru jenis 303 British Mark 7 yang diproduksi oleh Royal Laboratories tahun 1945.

“INFORMASI: itu peluru .303 british mark 7, diproduksi di Royal Laboratories tahun 1945. Dibawah ini ilustrasi peluru utuhnya,” tulis Hazelnut. (Uli)

INFORMASIKAN PADA SAHABAT: