12 Pekerjaan Ini Membuat Seseorang Merasakan ‘Nestapa’

liputan6com/indolinear.com
Sabtu, 13 Oktober 2018

Indolinear.com, Chicago – Sebagian besar orang pasti pernah berpikir bahwa mata pencarian mereka merupakan pekerjaan yang sangat buruk. Tapi, pada kenyataannya, belum tentu pekerjaan tersebut benar-benar seburuk yang mereka kira.

Meski begitu, menurut riset, ternyata memang ada beberapa pekerjaan yang berdasarkan ketentuan ilmiah, memenuhi kriteria serta berhak menyandang status sebagai ‘mata pencarian yang sangat buruk’. Demikian seperti dikutip dari Liputan6.com (12/10/2018).

Penelitian itu dilaksanakan oleh University of Chicago, Amerika Serikat. Tim riset melakukan survey terhadap sejumlah responden yang merupakan pekerja di Negeri Paman Sam.

Dan, seperti yang diperkirakan, riset itu menyebut bahwa pekerjaan yang paling membuat seseorang merasakan nestapa adalah, mata pencarian yang mengerahkan tenaga besar dengan upah rendah.

Hasil penelitian itu juga berhasil mengurutkan beberapa macam pekerjaan berdasarkan tingkat kenestapaannya. Berikut urutannya, dari yang paling buruk hingga yang tidak terlalu buruk;

  1. Tukang loteng
  2. Pramusaji
  3. Pekerja bangunan (yang bukan dipekerjakan oleh firma konstruksi)
  4. Penyaji minuman (bartender)
  5. Pengemas barang
  6. Kurir
  7. Pramuniaga toko pakaian
  8. Kasir
  9. Penyaji makanan (bukan chef atau koki)
  10. Penyuplai barang
  11. Tukang daging, dan
  12. Pramuniaga toko perabotan rumah tangga

Selain itu, hasil riset University of Chicago itu juga berhasil menentukan pekerjaan yang paling memuaskan serta diurut berdasarkan tingkat kepuasannya. Berikut urutannya, dari yang paling memuaskan hingga yang tidak terlalu memuaskan;

  1. Rohaniawan
  2. Terapis fisik
  3. Pemadam kebakaran
  4. Administrator pendidikan
  5. Pelukis, pematung, dan seniman
  6. Guru
  7. Penulis
  8. Psikolog
  9. Guru pendidikan khusus
  10. Insinyur operasi
  11. Pengawas kantor
  12. Petugas keamanan dan pramuniaga jasa keuangan

Pendeta Cynthia Lindner, Direktur Studi Agama University of Chicago mengatakan, bukanlah sebuah hal yang mengejutkan jika tipe pekerjaan seperti yang ia lakukan merupakan pata pencarian yang memuaskan.

“Orang yang terlibat dalam pekerjaan kerohani-an memiliki kesempatan besar untuk menghayati pekerjaannya, apalagi jika ia bekerja di komunitas yang menganut serta meyakini agama serupa,” jelasnya.

“Keselarasan keyakinan itu dan tindakan yang dilakukan dalam pekerjaannya, dapat sangat memuaskan,” tambah sang pendeta.

Sementara itu, pakar ilmu pendidikan dan penulis, Tom W Smith mengatakan, “mata pencarian yang memuaskan adalah pekerjaan yang melakukan penyebarluasan kasih sayang, mendidik, melindungi orang lain, atau mereka yang bekerja di bidang kreatif.” (Uli)

%d blogger menyukai ini: