100 Juta Komputer Di Dunia Masih Mengunakan Windows 7

FOTO: merdeka.com/indolinear.com
Jumat, 5 Februari 2021
loading...

Indolinear.com, Jakarta – Di seluruh dunia pengguna perangkat desktop PC dan juga laptop yang masih menjalankan sistem operasi Windows 7, diperkirakan lebih dari 100 juta perangkat. Padahal Microsoft telah menghentikan dukungan update OS Windows 7 setahun lalu.

Informasi mengenai proporsi pengguna Windows 7 ini dianalisis oleh ZDNet berdasarkan berbagai laporan analitik. Dipercaya, OS Windows 7 masih menguasai sekitar 20 persen PC di seluruh dunia.

Dikutip dari Merdeka.com (04/02/2021), selama bertahun-tahun Microsoft menyebut, ada 1,5 miliar pengguna OS Windows dengan berbagai versi di seluruh dunia.

Laporan ZDNet juga menyebut, sulit untuk mendapati jumlah pasti pengguna Windows 7 karena berbagai metode yang digunakan oleh perusahaan analitik. Namun setidaknya jumlah pengguna komputer dengan Windows 7 mencapai 100 juta lebih.

Jika perkiraan saat ini ada 1,5 miliar pengguna Windows, di mana 1 miliarnya memakai Windows 10, maka pengguna Windows 7 masih cukup banyak. Bahkan bisa jadi Windows 7 masih dipergunakan di 200 juta perangkat di seluruh dunia.

Sudah Dihentikan Setahun Lalu

Sekadar informasi, dukungan Microsoft untuk Windows 7 telah dihentikan pada Januari 2020. Windows 7 berusia lebih dari 11 tahun sejak pertama kali diluncurkan dengan kampanye “I am a PC and Windows 7 was my idea”.

Windows 7 pun dengan sangat cepat meraup kesuksesan jadi OS Windows yang begitu populer, terutama untuk bisnis.

Jika melihat pangsa pasar OS tahun lalu, setidaknya dibutuhkan waktu antara satu hingga dua tahun agar jumlah adopsi Windows 7 bisa menurun di bawah 10 persen dari total komputer.

Parahnya karena popularitasnya, mungkin butuh waktu lebih lama lagi bagi Windows 7 untuk benar-benar ditinggalkan. Apalagi kini makin banyak orang yang kembali bekerja dan sekolah di rumah dengan komputer.

Pengguna Naik Selama Pandemi

Microsoft sendiri melihat ada peningkatan permintaan dan penggunaan PC selama pandemi.

Kemungkinan sebagian dari penggunaan PC tersebut berasal dari rumah tangga yang memakai PC atau laptop yang sudah lama tak dipakai. Di mana, sejumlah perangkat mungkin masih menjalankan Windows 7.

Pandemi juga diyakini mempengaruhi pasar PC selama setahun terakhir. Berdasarkan analisis, ada hampir 300 juta PC yang dikapalkan pada 2020.

Hal ini menjadi perubahan signifikan untuk pasar PC, pasalnya pasar PC terus turun sepanjang 2011 hingga 2019.

Pertumbuhan itu juga didorong oleh berakhirnya dukungan Windows 7. Sebagian besar analis pun berpendapat, pasar PC tidak akan tumbuh lebih besar lagi setelah berakhirnya Windows dan permintaan yang terus menurun sepanjang 2011 hingga 2019. (Uli)

INFORMASIKAN PADA SAHABAT: