Walikota Bekasi dan Djarot Rapat Bahas Transportasi hingga Sampah

detikcom/indolinear.com
Rabu, 6 September 2017

Indolinear.com, Jakarta Pusat – Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat dan juga Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi menggelar rapat. Mereka membahas tentang masalah transportasi integritas hingga kerja sama pengelolaan sampah di daerah Bantargebang.

“Kami tidak berbicara hanya masalah Bantargebang. Kami juga bicara masalah pengintegrasian sistem transportasi. Kemudian integrasi sistem jalan makanya tadi ada usul pelebaran jalan 20 meter karena Bekasi akan terus tumbuh,” kata Djarot di Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat.

Menurut Djarot, berdasarkan penjelasan Rahmat Effendi menyebutkan Kota Bekasi akan terus berkembang dan memiliki pemukiman baru. Oleh karena itu sebagai kota satelitnya Jakarta program integritas harus berlanjut.

“Dalam waktu dekat, kami akan undang Pemkot Bekasi bersama Dinas Perhubungan untuk diskusi bersama karena disampaikan oleh presiden bahwa integritas antar moda transportasi, termasuk untuk tiketing dari moda-moda lainnya itu nyambung,” jelas Djarot.

Hal senada juga disampaikan Rahmat Effendi. Menurutnya penyerapan bantuan DKI Jakarta yang ada di Bekasi telah tersalurkan, salah satunya pelebaran jalan Jati Asih. Selain itu juga pengelolaan sampah terpadu di Bantargebang yang kini dikelola oleh Dinas Lingkungan Hidup.

“Pelebaran Jati Asih yang kami gunakan untuk akses truk tambahan yang keluar dari Jati Asih, sudah 60 persen dikerjakan. Lalu ada juga di Bantargebang dan kegiatan salurannya,” ujar Effendi.

“Dengan putus kontraknya Pemprov DKI dengan PT Godang Tua Jaya, sampahnya kan dikelola oleh Dinas Lingkungan Hidup. Jadi UPT bayar ke PT Godang Tua dibayarkan oleh Pemprov melalui mekanisme bantuan keuangan,” kata dia. (Gie)