Tumbuhkan Peran Pemuda Dalam Perwujudan Visi SDGs

indolinear.com
Jumat, 6 Oktober 2017

Indolinear.com, Tangsel – Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Tangsel menggelar Pelatihan Kader Bangsa dilaksanakan di Insan Cendekia Madani, Serpong, Tangsel pada 5 Oktober 2017.

Ketua KAMMI Tangsel Khairil Anam mengatakan kegiatan Pelatihan Kader Bangsa ini dikemas dengan masa general. Para peserta akan mengikuti pelatihan ini selama tiga hari.

“Hal ini untuk menumbuhkan semangat para pemuda. Agar memiliki tujuan, maka kita sesama pemuda harus bekerjasama,” kata Khairil Anam.

Kegiatan pelatihan kader bangsa ini mengangkat tema “Menumbuhkan Peran Pemuda Dalam Perwujudan Visi Suistenable Develovment Goals (Sdgs)”. Para peserta mendapatkan seminar tentang pemuda dan inovasi SDGs di Tangsel oleh berbagai pembicara.

“SDGs adalah sebuah dokumen yang akan menjadi sebuah acuan dalam kerangka pembangunan dan perundingan negara-negara di dunia,” katanya.

Konsep SDGs melanjutkan konsep pembangunan Millenium Development Goals (MDGs) di mana konsep itu sudah berakhir pada tahun 2015. Jadi, kerangka pembangunan yang berkaitan dengan perubahan situasi dunia yang semula menggunakan konsep MGDs sekarang diganti SDGs.

Sementara, Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany menyambut baik kegiatan yang dilaksanakan oleh KAMMI. “Kami juga mengapresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan kegiatan pelatihan kader bangsa ini,” jelasnya.

Dimanapun pemuda selalu menjadi bagian dalam sebuah perubahan yang terjadi.  Begitu signifikan peran generasi muda dalam perubahan, sehingga generasi muda disebut juga sebagai agent of change.

Untuk menggali lebih dalam potensi yang dimiliki generasi muda dalam upaya membangun pemuda yang mandiri, berkepribadian, dan memiliki kapasitas, tentunya perlu diambil langkah-langkah.

“Langkah-langkah yang diambil seharusnya mengarah pada membangkitkan kesadaran dan rasa nasionalisme kebangsaan. Ini langkah penting agar pemuda dapat memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara,” ungkapnya.

Walikota Airin berharap, para pemuda di Kota Tangsel dalam konteks pembangunan daerah dapat memainkan peran lebih memposisikan dirinya sebagai subyek dibandingkan obyek.

Lebih berperan aktif dan mau berpartisipasi dalam setiap aspek pembangunan. Dapat menjalin kemitraan yang kuat dengan pemerintah. Dapat menjadi contoh dan dapat dibanggakan oleh generasi lainnya. Tidak melakukan hal-hal yang dapat memberikan dampak negatif baik bagi dirinya maupun orang lain.

“Saya yakin kita semua sepakat bahwa pemuda yang ingin kita bangun adalah pemuda yang berjiwa mandiri, kompeten dan mampu menunjukan eksistensi sehingga menjadi The Leader Of Tomorrow atau generasi penerus karena nasib bangsa ada di tangan pemuda,” bebernya.  (Sophie)

%d blogger menyukai ini: