Tim KARS Akreditasi RSU Tangsel, Target Raih Predikat “Paripurna”

Eksklusif RSU Tangsel for indolinear.com

Indolinear.com, Tangsel – Di pertengahan tahun 2018 ini, Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS) Kementrian Kesehatan menyambangi Rumah Sakit Umum Tangerang Selatan (RSU Tangsel) guna melakukan akreditasi lanjutan terhadap predikat RSU Tangsel.

Tim KARS meninjau dan menilai langsung RSU Tangsel yang sebelumnya berpredikat ‘Utama’ untuk ditargetkan naik menjadi predikat ‘Paripurna’.

Tim KARS yang dipimpin oleh dr. Josephat Suwanta Sinarya ini melakukan akreditasi terfokus pada dua aspek penilaian, yakni bidang Manajeman Penggunaan Obat (MPO) dan Standar Manajemen Fasilitas dan Keselamatan (MFK).

Menurut Direktur Utama RSU Tangsel, Suhara Manullang saat ditemui di ruangannya mengatakan, tim KARS Kemenkes RI menilai ada delapan bab penilaian. Saat ini pengujian akreditasi terfokus bidang Manajeman Penggunaan Obat (MPO) dan Standar Manajemen Fasilitas dan Keselamatan (MFK) dalam pengelolaan sarana prasarana fasilitas pelayanan kesehatan untuk keselamatan pasien.

Suhara melanjutkan, penilaian tim KARS merupakan syarat sebagai langkah agar RS lebih baik dalam hal pelayanan dan kualitas mutu layanan.

“Pelayanan akan terus ditingkatkan untuk lebih baik lagi sebagai sarana pelayanan medis,” pungkasnya.

Peningkatan Akreditasi ini penting sebagai salah satu syarat utama untuk meningkatkan tipe Rumah Sakit milik pemerintah Tangsel yang saat ini telah mendapatkan predikat C+ dan diharapkan naik menjadi tipe B sesuai dengan target RPJMD Tangsel 2020.

”Hasil akreditasi ini nantinya membantu kami untuk menjadi rumah sakit tipe B. Peningkatan akan bisa membantu rumah sakit untuk mengembangkan pendidikan dokter coast,” pungkas Suhara.

Dalam kegiatan Akreditasi ini, turut pula dihadiri oleh Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany dan Wakil Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie.

Kehadiran kedua pemimpin Tangsel ini sebagai tanda komitmen dari Pemkot Tangsel dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di Rumah Sakit plat merah tersebut.

Airin yang datang dengan mengenakan batik kuning khas Tangsel ini pun langsung menemui dr. Josephat dan mendengar langsung kontribusi positif yang diberikan tim penilai KARS yang akan digunakan untuk peningkatan kualitas pelayanan di RSU Tangsel.

”Penilaian ini akan menjadi acuan kami dalam meningkatkan standar pelayanan. Sebab hal itu masuk salah satu rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD),” ucapnya.(ADV)

%d blogger menyukai ini: