Tapir yang Hilang Ditemukan Berendam di Kolam Istana

sindonewscom/indolinear.com
Minggu, 3 September 2017

Indolinear.com, Bukittinggi – Seekor tapir betina yang dikabarkan kabur dari kandangnya di Taman Margasatawa dan Budaya Kinantan (TMSBK) Kota Bukittinggi, Sumatera Barat, akhirnya berhasil ditangkap.

Hewan berusia tiga tahun itu ditemukan berada di dalam kolam air di sekitar lokasi proyek pembangunan gedung di Istana Bung Hatta, sekitar Taman Jam Gadang, Pasar Atas, Selasa 29 Agustus 2017. Upaya mengeluarkan tapir dari dalam kolam berlangsung lebih dari dua jam.

Tapir ini pertama kali ditemukan oleh Adam, salah seorang warga. Dia melihat hewan tersebut berkeliaran di sekitar Hotel Cindua Mato, depan Kantor KPU Kota Bukttinggi, Pasar Atas sekitar pukul 05.00 WIB, Selasa subuh.

Warga pun melaporkannya ke petugas sekuriti TMSBK yang posnya tak jauh dari lokasi. Namun saat petugas TMSBK tiba, hewan itu kembali menghilang. Dari keterangan warga yang keluar dari Masjid Raya, tapir terlihat berjalan ke arah Taman Jam Gadang.

“Pertama terlihat di dekat Hotel Cindua Mato menyeruduk-nyeruduk ke pagar Sualaman Aisyah Chalik, lalu saya panggil petugas kebun binatang, dia (tapir-red) lari ke arah Jam Gadang dan ternyata masuk ke sini,” ujar Adam.

Pencarian selama lebih dari dua jam tidak membuahkan hasil. Hingga akhirnya salah seorang pekerja bangunan di Kompleks Istana Negara Bung Hatta melihat tapir sedang berendam di dalam kolam.

Petugas kebun binatang dan petugas dari Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumbar langsung berupaya mengevakuasi tapir yang diperkirakan berbobot satu ton ini dari dalam kolam.

Polisi Hutan BKSDA Sumbar Resor Bukittinggi, Ciko menyebutkan, tapir betina ini sampai di TMSBK Senin sore. Kemudian hewan tersebut dirawat dan ditempatkan di kandang bersama tapir jantan koleksi TMSBK.

Diduga karena terbiasa di alam bebas, kata dia, tapir mengalami stres saat ditempatkan dalam kandang yang ukurannya terbatas.

“Memang kondisi tapirnya agak agresif, pagar kandang yang sistem engsel peluru bisa dilepasnya sewaktu kepala tapir masuk ke sela-sela pagar dan kepala diangkatnya sampai pagar terbuka, tapir pun keluar, tadi pagi ternyata tapir ini sudah lari mengarah Jam Gadang dan masuk ke dalam Komplek Istana Negara ini,” tuturnya.

Setelah ditemukan, tapir tersebut langsung dimasukkan ke kandang untuk dibawa kembali ke TMSBK, kemudian dikarantina dan direhabiltasi untuk disembuhkan. (Gie)

%d blogger menyukai ini: