Tahun 2018 Semua SMPN di Kota Bekasi Terapkan UNBK

pojoksatuid/indolinear.com
Jumat, 8 September 2017

Indolinear.com, Bekasi – Pemerintah Kota Bekasi menargetkan di tahun 2018 ini, tingkat SMPN di Kota Bekasi sudah mulai menerapkan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Soalnya, dari 49 SMPN di Kota Bekasi, hanya ada satu SMP saja yang bisa melaksanakan UNBK tersebut karena telah dibekali perangkat komputer.

“Baru SMP Negeri 1 Kota Bekasi saja yang bisa melaksanakan UNBK di tahun ini,” kata Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Ali Fauzi.

Ali mengatakan, seharusnya SMP Negeri sudah bisa menerapkan UNBK sejak beberapa tahun silam. Apalagi Kota Bekasi letaknya bersebelahan di sisi timur dari Ibu Kota DKI Jakarta. Selain itu, murid SMP juga dianggap bisa mengoperasikan perangkat lunak dan keras komputer.

“Anak jaman sekarang juga sudah bisa mengoperasikan internet dan teknologi lainnya,” ujarnya.

Ali menargetkan, tahun 2018 semua SMP di Kota Bekasi sudah menerapkan UNBK. Karena itu, pihaknya ingin secara bertahap mengadakan perangkat komputer setiap tahun.

“Setahun minimal satu kelas, dari kebutuhan tiga kelas,” jelasnya.

Menurut Ali, ada beberapa keuntungan dalam penggunaan perangkat komputer saat Ujian Nasional (UN). Selain lebih efisien, keamanan lembar soal juga lebih terjaga. Bahkan petugas tidak perlu mengambil dan membawa lembar soal dari dinas ke sekolah.

“Petugas juga tidak perlu menjaga kertas soal dari pagi sampai malam untuk menghindari adanya kebocoran soal, karena UNBK telah menggunakan jaringan internet,” ujarnya.

Selain itu, kata Ali, peluang adanya kesalahan murid dalam mengisi jawaban juga lebih kecil. Berbeda bila pelaksanaan ujian masih manual menggunakan lembar jawaban komputer (LJK).

Jawaban siswa tidak akan terbaca oleh komputer bila arsiran pada lembar LJK kurang penuh atau keluar dari lingkaran yang disediakan.

“Intinya UNBK lebih cepat dan efisien. Begitu diisi, jawabannya sudah bisa kelihatan oleh petugas,” tandasnya. (Gie)