Sosialisasi Pemilahan Sampah Gencar Dilakukan oleh Pemkot Jakbar

beritajakartaid/indolinear.com
Senin, 11 September 2017

Indolinear.com, Jakarta – Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Barat gencar lakukan sosialisasi pemilahan sampah organik, anorganik serta limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3).

“Warga diminta memilah limbah  dari rumah tangga yang akhirnya memiliki nilai ekonomis ”

Kepala Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Barat, Edy Mulyanto mengatakan, sosialisasi pemilahan sampah ini tertuang dalam Instruksi Wali Kota nomor 34 tahun 2017.

“Warga diminta memilah limbah  dari rumah tangga yang akhirnya memiliki nilai ekonomis,” ujar Edi.

Ditambahkan Edi, pemilahan sampah dilakukan di bank sampah agar yang dibuang ke TPA Bantar Gebang bisa jauh berkurang. Ia mengungkapkan, hingga kini sudah ada 116 bank sampah yang telah beroperasi di Jakarta Barat.

“Kami menargetkan hingga akhir bulan September ini, sedikitnya delapan kecamatan di Jakarta Barat memiliki masing – masing sebanyak 20  bank sampah,”  ungkapnya.

Edy menjelaskan, pihaknya juga gencar mensosialisasikan seluruh sekolah di Jakbar memiliki bank sampah.

“Sekolah wajib memiliki bank sampah, terutama sekolah adiwiyata seperti di SMPN 194, SMPN 220, SMAN 78 dan SMAN 23 Tomang,” tandasnya. (Gie)