Rayakan HAN, Walikota Tangsel Didaulat Jadi Bunda PAUD Tangsel

ekskusif dindikbu tangsel for indolinear.com
Kamis, 16 Agustus 2018

Indolinear.com, Tangsel – Ribuan siswa PAUD di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) hadir dalam Perayaan Hari Anak Nasional (HAN) yang digelar oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Tangsel di Lapangan Puspiptek, Setu pada Rabu, 15 Agustus 2018.

Menurut Kepala Dindikbud Tangsel Taryono, perayaan HAN 2018 ini dilaksanakan sebagai momentum untuk kolaborasi pihak sekolah, keluarga, dan masyarakat. Untuk  membangun generasi yang GENIUS (gesit, empati, berani, dan sehat).

“Kehadiran walikota, Ibu Airin Rachmi Diany, yang didaulat sebagai Bunda PAUD Tangsel, menjadi motivasi besar bagi kita semangat mendidik dan mengajar,” kata Taryono.

Kegiatan ini diharapkan menjadi momentum penting untuk menggugah dan meningkatkan kepedulian setiap individu, keluarga, masyarakat dan dunia usaha akan pentingnya peran, tugas dan kewajiban akan pemenuhan hak dan perlindungan anak.

menjelaskan, peran dan bentuk kepedulian semua pihak sangat penting untuk perkembangan dan masa depan anak bangsa.

“Kegiatan Hari Anak ini dilakukan terpisah dengan dinas lain, karena kita ingin anak-anak ini punya kecerian sendiri, bermain bersama dengan anak-anak PAUD yang tersebar di tujuh kecamatan,” jelasnya.

Sehingga lanjut Taryono, anak-anak bisa ceria bersama, menari bersama, sambil melepas 1000 balon gas ke udara. Perayaan HAN ini diisi dengan berbagai kegiatan, seperti senam bersama dan penampilan dari perwakilan PAUD se Kota Tangsel.

Di tempat yang sama, Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany mengatakan, kegiatan hari anak ini dilaksanakan dengan tujuan agar anak Indonesia dapat menjadi anak yang sehat, cerdas, bahagia, dan aman.

“Kita semua harus menyadari bahwa memberikan pendidikan yang baik pada anak yang berusia dini merupakan sebuah hal yang sangat penting. Pada usia yang sering disebut dengan golden age inilah perkembangan karakter, intelektual, dan keterampilan anak benar-benar ditentukan,” ungkapnya.

Peringatan hari anak nasional ini, merupakan upaya menunaikan hak azasi dan kehormatan terhadap anak-anak di Indonesia khususnya di Tangsel, serta meningkatkan kesadaran seluruh komponen masyarakat bahwa anak merupakan generasi penurus cita-cita perjuangan bangsa.

“Saya berharap kepada para orang tua agar dapat menumbuh kembangkan potensi anak sesuai dengan minat dan bakatnya, menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman, menghargai pendapat anak dan mencegah kekerasan terhadap anak serta menanamkan nilai-nilai akhlak yang mulia,” katanya.(ADV)

%d blogger menyukai ini: