Perusahaan Jet Pribadi Panen Karena Badai Irma

dreamcoid/indolinear.com
Kamis, 14 September 2017
Unik | Uploader romauli

Indolinear.com, Amerika – Ancaman badai Irma di sebagian wilayah Amerika justru mendatangkan keuntungan berlipat bagi perusahaan penerbangan jet pribadi. Karena, orang-orang tajir di Florida berbondong-bondong menyewa jet untuk mengungsi sebelum wilayah itu dilanda badai.

Badai Irma telah mengamuk di kawasan Karibia. Wilayah itu luluh lantak. Badai yang disebut-sebut terkuat dalam sejarah Atlantik itu tengah menuju ke empat negara. Salah satunya ke kawasan Florida ini.

Di tengah banyaknya maskapai komersial yang menunda atau bahkan membatalkan penerbangan, serta jalan darat yang macet, perusahaan jet pribadi justru menangguk untung. Pada Rabu pekan ini order mereka meningkat dua sampai tiga kali lipat.

Padahal, dalam situasi normal, saat ini merupakan masa lesu bagi dunia penerbangan. Namun nyatanya, karena orang-orang yang kaya raya itu ingin menyelamatkan diri, jadilah permintaan menggila. Bahkan seperti peak season, saat penyelenggaraan Super Bowl atau kejuaraan golf dunia Amerika Serikat Terbuka.

“ Ini seperti 10 permintaan terbesar,” kata CEO XOJET, Bradley Stewart, sebagaimana dikutip dari Dream.co.id (12/09/2017).

Menurut Stewart, harga penerbangan jet juga meroket. Orang-orang berbrankas jumbo itu rela membayar 30 persen lebih mahal dari harga biasanya untuk kursi penerbangan atau pesawat.

Stewart menolak disebut perusahaannya memanfaatkan badai atau konsumennya. Dia berdalih ingin membantu klien dan mengenakan biaya tambahan untuk permintaan yang meroket ini karena badai Irma.

“ Inilah saatnya penerbangan swasta benar-benar membuktikan nilainya,” kata dia.

Stewart mencontohkan, seorang klien di Turks dan Caicos menelepon perusahaan dengan panik. Klien itu ingin ada penerbangan keluar dari Florida.

“ Ini berubah menjadi lebih banyak operasi penyelamatan bagi kami,” tutur Steward.

Dia menambahkan, sebagian besar pelanggan dari Florida akan pergi ke New York, Boston, atau daerah lain di Timur Laut.

Biasanya tarif jet dari Florida ke New York sebesar US$14 ribu sampai US$15 ribu (Rp186,22 juta hingga Rp199,52 juta). Minggu ini, tarif sewa jet meroket hingga lebih dari US$20 ribu atau sekitar Rp266,03 juta.

Perusahaan jet pribadi ini sebisa mungkin mengerahkan semua pesawat dari California, bagian selatan Amerika dan Midwest untuk memenuhi permintaan dari Florida.

“ Tanpa hubungan yang kuat dengan perusahaan, itu akan menjadi sulit bagi orang untuk mendapatkan pesawat,” kata dia. (Uli)