Pendaftar Lelang Jabatan Sekda Kota Depok Nihil

tribunnewscom/indolinear.com
Kamis, 14 September 2017

Indolinear.com, Depok – Dipastikan tidak ada satu pun pegawai negeri sipil (PNS) se-kabupaten dan kota se-Provinsi Jawa Barat, yang mendaftar ke panitia seleksi lelang jabatan Sekda Depok. Batas akhir dibukanya masa pendaftaran peserta lelang jabatan Sekertaris Daerah (Sekda) Kota Depok, Senin (11/9/2017) pukul 24.00. Masa pendaftaran sendiri telah dibuka dan diumumkan sejak 25 Agustus lalu.

Ini artinya keputusan apakah masa pendaftaran akan dibuka kembali atau diperpanjang, masih menunggu keputusan resmi Wali Kota Depok.

Hal itu dikatakan Kepala Panitia Seleksi (Pansel) Lelang Jabatan Sekda Depok Warli, melalu keterangan tertulisnya.

“Berdasarkan hasil rapat panitia seleksi Selasa kemarin, dipastikan tidak ada calon peserta seleksi yang mendaftar, baik melalui pos maupun email. Hasil ini sudah dilaporkan ke Wali Kota Depok untuk ditindaklanjuti sesuai perundangan,” kata Warli.

Karenanya saat ini pihaknya kata Warli masih menunggu instruksi Wali Kota Depok M Idris, mengenai kelanjutan seleksi jabatan Sekda Depok atau lelang jabatan Sekda Depok yang kini kosong dan dijabat Plt.

Sebelumnya diumumkan bahwa berkas lamaran peserta lelang jabatan Sekda Depok wajib dilakukan atau didaftarkan ke panitia seleksi dengan cara mengirim via email dan pos.

Untuk email, para peserta calon mengirim berkas lamaran tersebut ke alamat pansel_bkpsdm@depok.co.id.

Sedangkan melalui pos, berkas pendaftaran dialamatkan ke Gedung Dibaleka II Lantai 8, di Jalan Margonda Raya, Nomor 34, Kota Depok.

Namun sampai batas akhir Senin (11/9/2017) pukul 24.00, tidak ada satu pun berkas pendaftaran yang masuk ke pansel baik melalui pos atau email.

Manajer PSB Lukman Malanuang mengapresiasi aksi penggalangan dana ini. Ia menghaturkan banyak terima kasih atas bantuan yang diberikan kepada PSB. Sejak dulu, pihaknya memang merindukan perhatian dari masyarakat, terutama Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor.

“Kami mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada CEO Radar Bogor Hazairin Sitepu. Alhamdulillah, memang kondisi PSB ini perlu mendapatkan bantuan dari civil society yang ada di Kota Bogor. Kami sudah bicara juga dengan Pemkot Bogor, tapi kita tidak mau manja,” ucapnya.

Sepakbola memang membutuhkan anggaran yang cukup besar. Maka, ketika banjir bantuan dari berbagai pihak, segala keluhan mengenai sepatu pemain yang sudah usang pun bisa diganti dengan yang baru. “Memang banyak yang mengeluh ke saya bahwa banyak yang bulukan sepatunya karena beli sendiri-sendiri. Alhamdilillah kini mendapatkan bantuan,” kata Lukman.

Pemain penyerang PSB, M Deddy Rizki turut menyampaikan apresiasi semua pihak yang peduli dengan PSB. Ia menyebut perlakuan itu menjadi motivasi tersendiri bagi para pemain PSB untuk meraih juara. “Bersyukur atas bantuan yang ada. Ke depannya buat PSB lebih baik lagi, berharap pemerintah juga peduli dengan kita,” ujar Deddy.

Pemain gelandang serang PSB Rizky Lesmana bersyukur atas kepadulian terhadap PSB. Ia berharap, PSB bisa menembus final Super Jalapa Liga 3 2017 Jawa Barat. “Alhamdulillah bersyukur banyak yang peduli dengan PSB. Harapannya kita bisa semangat bisa lolos 16 besar dan semoga bisa sampe final,” tandasnya.

Seperti diketahui jabatan Sekda Depok kosong sejak akhir Juli 2017 lalu, setelah Wali Kota Depok M Idris mencopot Harry Prihanto dari jabatan tersebut, Selasa (25/7/2017).

Idris akhirnya menunjuk seorang pelaksana tugas atau Plt untuk mengisi jabatan Sekda Depok, sepekan kemudian.

Idris menunjuk Widyati Riyandani, yang juga menjabat Asisten Pemerintahan dan Administrasi Setda Kota Depok, sebagai Plt Sekda Depok.

Ini berarti Widyati untuk sementara merangkap jabatan, sampai pejabat Sekda Depok yang baru terpilih melalui proses lelang jabatan.

Sekretaris Panitia Seleksi dari Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM (BKPSDM) Kota Depok, Mary Liziawati, menuturkan dalam lelang jabatan Sekda Depok, panitia seleksi akan memutuskan dan menetapkan tiga orang atau tiga nama terbaik sebagai pemenang.

Ketiga nama itu kemudian akan disodorkan ke Wali Kota Depok.

Lalu Wali Kota Depok lah yang akan memutuskan satu diantara tiga nama tersebut, yang akan menjabat Sekda Kota Depok terpilih.

“Sesuai PP Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil (PNS), pemenang dalam lelang jabatan ini ada tiga nama,” kata Mary.

Menurutnya, salah satu dari tiga nama itulah yang akan menjabat Sekda Depok, melalui pertimbangan dan keputusan yang ada di tangan Wali Kota Depok. (Gie)