Pemprov Banten Kucurkan APBD Rp1,4 Triliun untuk Program SMK

bantennewscoid/indolinear.com
Jumat, 12 Januari 2018

Indolinear.com, Serang – Pemprov Banten telah menyiapkan dana anggaran sebesar Rp1,4 triliun untuk sejumlah program sekolah menengah kejuruan (SMK) dan SMA di daerah ini. Anggaran tersebut berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2018.

Gubernur Banten Wahidin Halim mengatakan anggaran tersebut menyikapi tingginya jumlah lulusan SMK yang menjadi pengangguran.

“Pemerintah Provinsi Banten telah melakukan analisa terkait fakta tingginya angka pengangguran tersebut,” katanya.

Hasil analisa menunjukan lulusan SMK menjadi penyumbang tertinggi pengangguran di Banten karena jurusan yang ada tidak sesuai dengan kebutuhan pasar dan industri.

“Jurusannya itu-itu aja yang diminati, komputer, akuntansi, padahal itu tidak dibutuhkan dunia kerja. Justru yang banyak dibutuhkan jurusan elektro, kimia,” kata Wahidin.

Selain itu, kata Wahidin, sarana dan prasarana SMK di Banten tidak lengkap sehingga tidak menunjang proses belajar mengajar di sekolah tersebut.

“Banyak sekolah yang tidak punya tempat praktik dan laboraturium,” katanya.

Kondisi tersebut diperparah dengan kurangnya sumber daya manusia (SDM) pengajar dan instruktur yang mempunyai kapasitas yang baik.

“Praktiknya juga pake mobil lama, sekarang sudah matic, yah gak sesuai,” katanya saat menghadiri pelantikan pengurus APTISI Banten.

Ia mengatakan, anggaran sekitar Rp1,4 triliun tersebut disiapkan untuk menyikapi persoalan-persoalan tersebut, dengan menyediakan sarana dan prasarana sekolah SMA/SMK dan juga insentif guru di SMK. (Gie)

%d blogger menyukai ini: