Pemkot Tangerang Selatan Resmi Serahkan Informasi LPPD Tahun 2017

eksklusif Diskominfo Tangsel for indolinear.com

Indolinear.com, Tangsel – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) telah menyelesaikan Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD) Tahun 2017. Laporan yang berisi pertanggungjawaban program kerja itu diserahkan kepada Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia melalui Gubernur Banten.

“Penyusunan dan penyampaian LPPD, Alhamdulillah dapat kita sampaikan kepada Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia melalui Gubernur Banten tepat pada waktunya,” kata Hj Airin Rachmi Diany, Walikota Tangerang Selatan.

Penyusunan dan penyampaian LPPD ini merupakan pelaksanaan dari Peraturan Pemerintah Nomor 3 Tahun 2007 tentang Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah kepada Pemerintah, Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Pemerintah Daerah kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah dan Informasi Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Kepada Masyarakat.

Terkait substansi dan waktu penyampaian LPPD didasarkan pada Peraturan Pemerintah Nomor 3 Tahun 2007 pasal 17, pasal 24 dan pasal 25, yang menjelaskan bahwa LPPD disampaikan kepada Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia melalui Gubernur paling lambat 3 (tiga) bulan setelah tahun anggaran berakhir sesuai dengan ketentuan perundang-undangan.

“Penyusunan LPPD ini merupakan laporan pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2017 berdasarkan Pelaksanaan Urusan Desentralisasi, Tugas Pembantuan dan Tugas Umum Pemerintahan,” ujar Walikota.

Penyusunan APBD Tahun Anggaran 2017 berpedoman pada Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Kota Tangerang Selatan Tahun 2017 yang merupakan penjabaran tahunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dan searah dengan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD).

Walikota berharap segala upaya yang sudah dilaksanakan oleh Pemerintah Daerah dan seluruh stakeholder sebagai pilar penyelenggaraan tata kelola kepemerintahan yang baik (good governance) dalam mewujudkan visi Kota Tangerang Selatan “terwujudnya Tangsel kota cerdas, berkualitas dan berdaya saing berbasis teknologi dan inovasi” selama Tahun 2017, mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kota Tangsel secara bertahap dan berkesinambungan.

LPPD tahun 2017 menjabarkan beragam program Pemkot Tangsel melalui Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang secraa nyata berhasil dilaksanakan. Salah satunya keberhasilan membuat aplikasi pengaduan untuk masyarakat yang diberi nama Sistem Aplikasi Pelaporan dan Penugasan (SIARAN TANGSEL).

Kelebihan aplikasi ini dapat dengan cepat merespon laporan dari masyarakat kepada Pemerintah Kota Tangsel apabila melihat hal-hal atau permasalahan yang terjadi di lingkungannya masing-masing. Seperti masalah sampah, kemacetan, banjir, parkir liar, infrastruktur, fasilitas publik, dan persoalan lainnya.

Melalui SIARAN TANGSEL, Pemkot Tangsel akan langsung mendapatkan informasi  “tangan pertama” dan untuk selanjutnya laporan maupun masukan yang diterima akan segera ditindaklanjuti oleh SKPD-SKPD terkait.

“Dari aplikasi ini, saya bisa melihat sudah sejauh mana tindaklanjut laporan dari masyarakat. Jadi, memudahkan saya melakukan monitoring,” ujar Walikota soal keberhasilan aplikasi SIARAN TANGSEL.

Menjelaskan SIARAN TANGSEL, Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Kadiskominfo) Ismunandar mengutarakan, sistem aplikasi ini memiliki dua manfaat, yaitu memangkas waktu, artinya mekanisme pelaporan dan penugasan menjadi lebih singkat. Kedua, memangkas jarak, artinya masyarakat memiliki akses langsung untuk berinteraksi dengan pihak Pemerintah Kota, tanpa harus melakukan mobilisasi secara fisik.

“Harapan kita dengan adanya SIARAN TANGSEL ini, urusan-urusan masyarakat bisa ditangani dengan cepat,” katanya.

Selain aplikasi SIARAN TANGSEL, Pemerintah Kota Tangsel juga sudah terus meningkatkan penggunaan teknologi informasi dalam memenuhi kebutuhan pelayanan masyarakat. Sistem aplikai itu diantaranya sistem aplikasi perizinan online, pajak online, pendidikan online, wifi gratis di 100 titik dan sms gateway.

LPPD tahun 2017 yang dilaporkan kepada Kemendagri juga mengulas keberhasilan Pemkot Tangsel melalui Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) menerapkan seluruh perizinan online.

Kepala DPMPTSP Tangsel Bambang Noertjahyo mengatakan, guna memudahkan pelayanan publik, agar menjadi mudah, cepat dan transparan. Maka dilaksanakan lah suatu terobosan sebagai salah satu bentuk inovasi, yaitu melaksanakan seluruh perizinan di Tangsel menjadi online.

“Saat ini kami telah membuat 137 izin secara online terdiri dari 112 perizinan dan 25 non perizinan. Tujuannya adalah untuk memperpendek dan memudahkan proses perizinan sehingga menjadi terjangkau,” jelasnya.

Perizinan tersebut mulai dari bidang perizinan pembanguan, bidang perizinan sosial budaya, bidang perizinan kesejahteraan rakyat, bidang perizinan ekonomi, bidang perizinan ketenagakerjaan, dan bidang perizinan penanaman modal. Seluruh perizinan yang terkait dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dilayani secara satu pintu melalui DPMPTSP untuk memudahkan masyarakat.

“DPMPTSP Tangsel menjadi salah satu role model untuk DPMPTSP kota lainnya se Provinsi Baten karena telah melaksanakan seluruh perizinan secara online,” paparnya.

Menurut Bambang, disatu sisi ini menjadi prestasi dan kebanggan, disisi lain hal ini merupakan tantangan dan motivasi DPMPTSP agar dapat secara konsisten menjalankan perizinan online menjadi lebih baik dan berkembang, sehingga dapat memberikan manfaat yang besar untuk masyarakat.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Tangsel, Warman Syanudin pun mengungkap dikedinasannya menjalankan dua aplikasi yaitu, Sistem Aplikasi Pengelolaan Barang Milik Daerah (SIAP-BMD) dan Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) Online. Secara umum Warman mengatakan bahwa apliksi SIAP – BMD disusun sesuai dengan pedoman pengelolaan daerah. Sehingga dengan adanya aplikasi ini pengelolaan barang milik daerah bisa didata mulai dari validasi data awal, pengelolaan barang hingga input datang barang.

“Aplikasi ini terintegrasi dengan Simral dan akan memudahkan serta melancarkan tugas kita dalam pengelolaan keuangan dan aset daerah,” jelas Warman.

Selama kurun waktu 2017, Pemkot Tangsel selalu berusaha menyelesaikan berbagai isu dan permasalahan yang telah disusun kedalam tujuan, sasaran, strategi, arah kebijakan dan program kegiatan pada RKPD 2017. Segala masukan dari masyarakat dan DPRD menjadi feedback yang bermanfaat untuk penyempurnaan penyelenggaraan pemerintahan daerah. Dengan segala kelebihan dan kekurangan dalam pelaksanaannya, pada akhirnya seluruh masyarakat dapat merasakan hasilnya sekaligus memberikan penilaian terhadap hasil pembangunan yang sudah dilaksanakan.

Capaian Indikator Makro Daerah selama kurun waktu 2011-2016 telah mencerminkan tingkat pertumbuhan sosial ekonomi yang baik. Secara keseluruhan  tingkat capaian yang di tunjukan oleh Indikator Makro, Kota Tangerang Selatan berada di atas rata-rata Provinsi Banten. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) tertinggi di Provinsi Banten, nilai PDRB terus tumbuh dari tahun ke tahun yang di dominasi oleh sektor perdagangan, hotel restoran dan real estate.

Demikian pula dengan jumlah penduduk miskin 1,67 % di Tahun 2016 terendah di Provinsi Banten, Angka Harapan Hidup (AHH) 72,14 tahun mencerminkan derajat kesehatan masyarakat yang semakin baik, laju pertumbuhan ekonomi tinggi, PDRB per kapita telah mencapai Rp. 37,33 Juta, sedangkan angka tingkat pengangguran cukup fluktuatif dan diakhir Tahun 2016 berada di angka 6,80 %.

Selama kurun waktu Tahun 2017, disamping menghadapi dan menyelesaikan  berbagai permasalahan dan kendala yang ada, juga Pemerintah Kota Tangerang Selatan bersama segenap pemangku kepentingan (stakeholders) telah mampu meraih beberapa keberhasilan/prestasi. Diantaranya:

  1. Penghargaan Wahana Tata Nugraha dari Kementrian Perhubungan RI.
  2. Penghargaan Pencapaian Maturitas Sistem Pengendalian Internal Pemerintah LVL 3 (BPK Perwakilan Prov. Banten).
  3. Penyerahan Anugrah Obsession Award 2017 dan Woman Obsession Award 2017.
  4. Penghargaan Kota Layak Anak dan Perempuan Sindo.
  5. Penghargaan Kota Layak Anak Tingkat Pratama.
  6. Indonesia Attractiveness Award 2017.
  7. Penghargaan Top It Implementation On Digital City.
  8. Penghargaan Pemerintah Daerah Inovatif.
  9. Penghargaan Satyalencana Wira Karya.
  10. Penghargaan Anugerah Parahita Ekapraya, Kategori Utama.
  11. Penghargaan Swasti Saba.
  12. Penghargaan Natamukti dan Natamukti Nindya.
  13. Penghargaan Rating Kota Cerdas Indonesia.
  14. Penganugerahan Tambahan RKCI dan Talkshow Smart City.
  15. Inovative Government Award 2017.

Dalam laporan LPPD yang diserahkan kepada Kemendagri melalui Pemerintah Provinsi Banten, Pemerintah Kota Tangerang Selatan menyarikan laporan secara detail dan konferehensip. Laporan terdiri dari 7 (tujuh) bab. Masing-masing bab, menjelaskan mengenai program dan keberhasilan secara detail di masing-masing OPD lengkap dengan data dan juga tabel. Lengkapnya dan secara detail, LPPD Kota Tangerang Selatan dapat didownload/dibaca melalui link yang tersedia dibawah ini.(ADV)

Baca/download ILPPD Pemerintah Kota Tangsel 2017 di bawah ini:

Kata Pengantar download Disini

Daftar Isi download Disini

Bab I download Disini

Bab II download Disini

Bab III download Disini

Bab IIIB (sambungan) download Disini

Bab IV download Disini

Bab IVB (sambungan) download Disini

Bab V download Disini

Bab VI download Disini

Bab VII download Disini

Informasi Menarik Lainnya Soal Kota Tangsel kunjungi https://tangerangselatankota.go.id

%d blogger menyukai ini: