Pembangunan Konstruksi Apartemen Cinere di Depok Selesai

tribunnewscom/indolinear.com
Selasa, 12 September 2017

Indolinear.com, Depok – Pembangunan konstruksi dua tower apartemen Cinere Resort di Jalan Raya Gandul, Cinere, Kota Depok yang dibangun sejak sejak 2016 lalu akhirnya selesai juga.

Untuk menandainya pengembang proyek Cinere Resort Apartment, PT Megakarya Makmur Sentosa (MMS) menggelar Topping off Ceremony di Cinere, Kota Depok.

Direktur Utama PT Megakarya Makmur Sentosa (MMS), Torkis Nasution dalam jumpa pers di Marketing Gallery Cinere Resort Apartment, apartemen yang dibangunnya merupakan bangunan hunian bertingkat tinggi dengan 22 lantai hunian dan memiliki 2 Tower, yakni Tower A (Kintamani dan Senggigi) dan Tower B (Ubud dan Uluwatu).

“Dengan apartemen ini kami menawarkan hunian berkonsep resort pertama di Selatan Jakarta dan Kota Depok pada khususnya untuk memenuhi kebutuhan tempat tinggal masyarakat menengah,” kata Torkis.

Ia mengaku optimis, dengan topping off ini, maka Desember 2016 secara parsial atau bertahap setiap unit apartemen sudah bisa diserahterimakan ke konsumen.

Amelia Tetriana, Direktur MMS menambahkan, dengan topping off ini maka pengerjaan struktur bangunan apartemen sudah selesai. “Tinggal dilanjutkan finishing saja. Pengerjaan Tower A dilakukan enam bulan lebih dulu dari Tower B. Tower A akan selesai Desember 2017, Tower B selesai di pertengahan 2018,” katanya.

Saat itu tambah Amelia, aecara bertahap semua unit di Tower A, sudah bisa diserahterimakan, termasuk seluruh fasilitasnya. “Pada pertengahan 2018 seluruh unit di kedua tower sudah bisa dinikmati penghuni,” katanya.

Cinere Resort Apartment dibangun di atas lahan seluas sekitar 1,4 Ha dengan total unit 2.222. Tower B terdiri dari 950 unit, selebihnya ada di Tower A.

Tower A telah sukses dipasarkan sejak Februari 2015 dan Tower B mulai dipasarkan Maret 2016. Total penjualan kedua tower itu kini sudah mencapai 70 persen, atau sekitar 1.500 unit yang sudah terjual.

Tower A kini tinggal 100 unit, termasuk diantaranya beberapa unit di lantai 19 yang sengaja tidak dijual karena akan digunakan dan dikelola oleh pengembang.

“Dulu di awal 2015, kami pasarkan per meter persegi baru Rp9 juta. Hari ini harga jualnya sudah Rp17 juta per meter persegi. Bisa dibayangkan kenaikannya. Unit tipe studio yang pada awal launching harganya Rp190 jutaan, sekarang sampai Rp360 jutaan,” kata Musratul Wahidin, Komisaris Utama PT Megakarya Makmur Sentosa.

Pengembang proyek ini mempercayakan proses pembangunan tower-tower ini kepada kontraktor yang kredibel dan berpengalaman yaitu PT Adhi Persada Gedung, sejak September 2016 dengan target pembangunan selesai pertengahan 2018.

Untuk kedua tower itu, MMS menggelontorkan dana sekitar Rp415 miliar. Pengembang ini juga berencana menambah pembangunan satu tower lagi sehingga total ada tiga tower.

Tipe apartemen yang ditawarkan ada 2 ukuran yaitu Studio dan 2 BedRoom dengan 5 luasan yang berbeda, dengan tambahan unit kios yang terletak pada shopping arcade dengan fasilitas menarik, sejumlah 55 unit kios pada Tower A (Kintamani-Senggigi) yang baru saja dibuka pada pasar

Apartemen di selatan Jakarta atau di Kota Depok ini memiliki konsep dan nuansa resort yang nyaman, didukung oleh berbagai macam fasilitas seperti Kolam Renang Dewasa dan Kolam Renang Anak di setiap Towernya, Sky lounge, Jogging Tack, Taman Bermain Anak, Roof Gardens, parkir yang luas dan berbagai area komersial lainnya. (Gie)