Pegawai DBPR Tangsel Diberikan Bimtek Penyusunan SKP

Sekertaris DBPR Tangsel Lisherni dan Staff Ahli Ekonomi Pembangunan dan Keuangan Pemkot Tangsel Dedi Budiawan dalam pemaparan materi Kegiatan Bimtek Penyusunan SKP di DBPR Tangsel/eksklusif for indolinear.com

Indolinear.com, Tangsel – Dinas Bangunan dan Penataan Ruang Kota Tangerang Selatan (DBPR Tangsel) menggelar Bimtek Penyusunan SKP (Sasaran Kinerja Pegawai) di Hotel Marilyn, Serpong Utara, Tangsel pada Senin, 19 Juni 2017.

Sebanyak 146 peserta yang berasal dari seluruh ASN dan Non ASN di lingkungan Kantor DBPR Tangsel mengikuti bimbingan mengenai penyusunan SKP.

Menurut Ketua Panitia, Deny, kegiatan ini dalam rangka penyelenggaraan pembinaan Pegawai ASN berdasarkan sistem prestasi kerja dan sistem karier, maka penilaian prestasi kerja Pegawai ASN dilaksanakan dengan berorientasi pada peningkatan prestasi kerja dan pengembangan potensi pegawai ASN.

Dalam peraturan pemerintah ini ditentukan, bahwa yang berwenang membuat penilaian prestasi kerja pegawai ASN adalah pejabat penilai yaitu atasan langsung dari pegawai ASN yang bersangkutan dengan ketentuan paling rendah pejabat eselon IV atau pejabat lain yang di tentukan,” ungkapnya.

Penilaian prestasi kerja merupakan suatu proses rangkaian manajemen kinerja yang berawal dari penyusunan perencanaan prestasi kerja yang berupa SKP, penetapan tolak ukur yang meliputi aspek kuantitas, kualitas, waktu dan biaya dari setiap kegiatan tugas jabatan.

Pelaksanaan penilaian SKP dilakukan dengan cara membandingkan antara realisasi kerja dengan target yang ditetapkan. Dalam melakukan penilaian dilakukan analisis terhadap hambatan pelaksanaan pekerjaan untuk mendapatkan umpan balik serta menyusun rekomendasi perbaikan dan menetapkan hasil penilaian.

“Untuk memperoleh objektivitas dalam penilaian prestasi kerja, digunakan parameter penilaian berupa hasil kerja yang nyata dan terukur merupakan penjabaran dari visi, misi dan tujuan organisasi,” katanya.

Tujuan diselenggarakan kegiatan ini agar setiap pegawai ASN dan Pejabat Penilai dapat menyusun SKP sesuai dengan bidang tugas jabatan masing-masing, serta dapat mengetahui capaian SKPnya.

“Diperlukan adanya petunjuk dalam pengisian SKP bagi setiap Pegawai ASN dan Pejabat Penilai dalam menyusun SKP sesuai dengan bidang tugas jabatannya,” paparnya.

Sementara, menurut Sekertaris DBPR Tangsel, Lisherni, dirinya menyambut baik dengan adanya Kegiatan Bimtek Penyusunan SKP di DBPR Tangsel.

“Hal ini supaya berdampak positif bagi seluruh pegawai di DBPR yaitu dalam Penyusunan SKP pegawai sesuaiPeraturan Pemerintah tentang sistem prestasi kerja dan sistem karier sesuai dengan Peraturan Pemerintah No. 46 Tahun 2011 tentang Penilaian Prestasi Kerja PNS melalui SKP,” katanya.

Melalui kegiatan ini diharapkan mampu dijadikan sebagai pedoman untuk pengembangan karier atau promosi dari seorang Pegawai ASN. Selain itu juga untuk menentukan training, standard penggajian, mutasi, peningkatan produktivitas dan tanggung jawab pegawai.

“Juga peningkatan motivasi pegawai, menghindari pilih kasih dan terlebih lagi sangat bermanfaat dalam hal pengukuran keberhasilan kepemimpinan seorang ASN,” jelasnya.

Untuk itu, kata Lisherni, sangat diharapkan dukungan dari semua personel PNS untuk membuat SKP, ini karena didalamnya memuat semua kegiatan tugas jabatan dan target yang harus dicapai, serta kegiatan tugas jabatan yang akan dilakukan agar berdasarkan pada tugas dan fungsi, wewenang, tanggung jawab, dan uraian tugas yang telah ditetapkan dalam SOTK.

“Bagi Pegawai ASN yang tidak menyusun SKP akan dijatuhi hukuman sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang mengatur mengenai disiplin Pegawai Aparatur Sipil sesuai dengan Peraturan Pemerintah nomor 46 tahun 2011 pasal 6,” pungkasnya.

Dalam kegiatan ini turut mengundang sebagai narasumber, Kepala Bidang Pendayagunaan BKPP Tangsel, Irban I Inspektorat Tangsel, dan Kepala Bagian Organisasi dan Kinerja Aparatur Sekretariat Daerah. (Adv)

%d blogger menyukai ini: