Meninggalkan India Pelatih Asal Indonesia Mulyo Akan Tangani Singapura

kompascom/indolinear.com
Jumat, 5 Januari 2018

Indolinear.com, Kuala Lumpur – Pelatih asal Indonesia, Mulyo Handoyo dikabarkan akan meninggalkan India setelah membawa negara India menjadi satu negara dominan di sektor tunggal putera bulu tangkis.

Mulyo yang pernah sukses menangani mega bintang Taufik Hidayat meraih emas di Olimpiade Athens 2004 lalu,  dianggap sukses menangani Kidambi Srikanth dkk sejak mulai bekerja awal Januari tahun lalu.

Di bawah Mulyo, India memenangi lima gelar juara turnamen Superseries pada 2017. Empat gelar juara diraih Kidambi Srikanth yaitu di Indonesia, Australia, Denmark dan Perancis. Sementara satu gelar lainnya didapat B. Sai Praneeth di Singapura.

Srikanth menjadi harapan utama India untuk meraih medali emas di ajang Pesta Olahraga negara persemakmuran di Gold Coast, Australia, April 2018.  Ia akan bersaing dengan jago Malaysia, Lee Chong Wei dan pemain Inggris, Rajiv Ouseph.

Keberhasilan Srikanth memang tak lepas dari tangan dingin Mulyo.  Ia mengubah program latihan yang pada awalnya sulit diterima Srikanth. “Bulan pertama sangat sulit,” kata Mulyo.  “Saya sering harus berteriak karena mereka hanya menjalankan 50 persen dari latihan. Padahal saya katakan kepada mereka target saya adalah menjadikan mereka juara.”

Ia menjalankan pendekatan pribadi kepada para pemainnya.  Kepada Srikanth ia tanyakan apa motivasi memilih bulu tangkis sampai rela meninggalkan keluarga. “Saya tanya kepada dia, ‘Kamu hanya ingin bermain atau ingin menjadi juara? Jika kamu bermain secara profesional, kamu akan mendapatkan segalanya. Tetapi kamu harus  berhasrat melakukannya. Srikanth bilang, saya akan lakukan,'”

Pihak federasi bulu tangkis India menyebut Mulyo menghadapi masalah keluarga yang kesulitan beradaptasi dengann kehidupan di India. Namun dikabarkan, ia juga merasa tidak puas dengan  imbalan yang disampaikan asosiasi bulu tangkis India.

Mulyo dikabarkan akan  menangani asosiasi bulu tangkis Singapura sebagai kepala pelatih timnas negara itu. (Uli)

%d blogger menyukai ini: