Lokasi Ini Diusulkan Warga Bekasi Utara Jadi Pusat Kuliner

pojoksatuid/indolinear.com
Kamis, 7 September 2017

Indolinear.com, Bekasi Utara – Kawasan Danau Duta Harapan, Kelurahan Harapan Baru, Kecamatan Bekasi Utara, diusulkan untuk dijadikan sebagai pusat kuliner pada waktu siang hari.

Menurut salah satu pengunjung, Adinda Fitria Yasmin, Kawasan Danau Duta Harapan sangat cocok untuk disulap menjadi pusat kuliner. Karena, cuaca yang mendukung.

“Di sini itu adem, ya. Sejuk juga. Makanya enggak salah jika ada para pedagang yang membuka stand disini, biar bisa makan atai ngemil ada nuansa alamnya,” kata Dinda.

Memang, jika pada sore hari. Kawasan Danau Duta Harapan selalu saja dipadati para pedagang. Hanya saja, pedagan tersebut tidak menyediakan perlengkapan kursi dan meja.

“Mereka hanya praktis, khusus dibungkus. Atau makan sambil jalan. Ya kurang tepat kalau itu. Lebih santai jika mereka masuk kedalam dan membuat stand,” ujarnya.

Senada, Zachra Mutiara Medina, menambahkan jika saat ini belum di Kota Bekasi belum ada tempat wisata alam yang memang dilengkapi dengan kuliner.

“Kebanyak kan gedung ya (hunian vertikal), jadi gak ada yang menarik. Ya saya setuju jika Kawasan Danau Duta Harapan dijadikan kuliner, jarang-jarang makan sambil melihat orang mancing dan udara yang sejuk,” kata dia.

Karena itu, Pemerintah Kota Bekasi melalui Dinas Pariwisata dan Budaya diharapkan dapat merealisasikan keinginan masyarakat Kota Bekasi itu sendiri.

“Jangan takut kotor, kalau bisa pemerintah juga menyiapkan petugas khusus kebersihan. Bisa juga kesepakatan dengan pedagang jika habis berjualan langaung dirapihkan,” tandas Zachra.

Untuk diketahui, Danau ini sebelumnya pernah menjadi salah satu tempat favorite warga Kota Bekasi khusuanya bagian utara. Sebelum adanya hari bebas kendaraan atau Car Free Day di Jalan Ahmad Yani, Bekasi Selatan. Masyarakat memanfaatkan kawawasan ini untuk olahraga jalan pagi dan bersepeda.

Namun, lima tahun belakangan ini. Kawasan ini nampak semakin sepi. Bahkan, minat masyarakat berolahraga pada hari libur pun sudah sirna. (Gie)

%d blogger menyukai ini: