Kejari Gandeng RSU Tangsel Gelar Sunatan Massal dan Donor Darah

Eksklusif RSU Tangsel for indolinear.com

Indolinear.com, Tangsel – Kejaksaan Negeri (Kejari) Tangerang Selatan (Tangsel) merayakan hari Bhakti Adhyaksa ke-58 yang jatuh setiap tanggal 22 Juli dan hari ulang tahun (HUT) Adhyaksa Dharmakarini ke-18 dengan menggelar acara donor darah dan sunatan massal yang dipimpin langsung oleh Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Tangsel, Bima Suprayoga.

Acara bakti sosial itu diadakan di lantai empat RSU Tangsel yang berlokasi di Jalan Raya Pajajaran, Pamulang Barat, Tangsel, Kamis (19/7/2018).

Dengan melibatkan tenaga medis dari RSU Tangsel, Kajari Tangsel, Bima Suprayoga dengan didampingi istrinya mengatakan peringatan bakti sosial kali ini dilakukan dalam bentuk donor darah dan sunatan masal dengan melibatkan warga sekitar yang tidak mampu sebagaibentuk partisipasi sosial Kejari Tangsel terhadap masyarakat.

“Jajaran Kejari Tangerang Selatan bersama ibu-ibu Adhyaksa Dharmakarini Tangerang Selatan mengadakan dharma bakti sosial. Jadi kegiatan hari ini adalah sunatan masal dan donor darah, sebagai bentuk pertisipasi kami, empati kami kepada masyarakat dan agar kejaksaan ini dekat dengan masyarakat,” ujarnya.

Donor darah yang diikuti 55 orang dari anggota Kejari dan masyarakat secara umum, serta sunatan masal diikuti 20 anak dari warga sekitar Tangsel.

Selain menggelar bakti sosial donor darah dan sunatan massal, Bima juga mengatakan, memberikan bantuan kepada yayasan Disabilitas Sayap Ibu yang berlokasi di Jalan Graha Raya Pondok Aren, Tangsel.

“Kami memilih yayasan disabilitas guna mengetahui secara dekat bagaimana cara mengasuh penyandang disabilitas dan mempelajari tingkat emosi kebatinan terhadap para pengasuh yang begitu sabar merawat para penyandang disabilitas,” ungkapnya.

Ditemui di lokasi yang sama, Direktur RSU Tangsel, Suhara Manullang, mengatakan penyediaan tempat dan anggota medis dalam kegiatan bakti sosial ini merupakan bentuk kerja sama sosial dari pihak RSU dengan Kejari Tangsel.

“Intinya bahwa rumah sakit harus juga bisa berperan dalam kerja sama secara sosial. Dalam hal ini dengan Kejaksaan Negeri Tangerang Selatan dalam rangka bakti sosial, khitanan dan donor darah,” ujarnya.

Dalam kegiatan ini, pihak rumah sakit mengerahkan tiga dokter dan tiga perawat untuk sunatan masal, sedangkan kegiatan donor darah pihak RSU juga bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Tangsel.

“Tiga dokter dan tiga perawat sedangkan untuk donor darah dari PMI Tangerang Selatan, saya dengan pihak manajemen RSU Tangsel juga turut mendonor darah,” ujarnya.(ADV)

%d blogger menyukai ini: