Kedai Kopi Kong Djie Khas Belitong Hadir di Depok

depoktikcoid/indolinear.com
Senin, 11 September 2017

Indolinear.com, Depok – Bagi wisatawan lokal maupun asing yang pernah berkunjung ke pulau Belitong, pasti tidak akan asing dengan kopi Kong Djie. Minuman kopi yang hadir sejak tahun 1943 ini telah menjadi ciri khas dari pulau Belitong itu sendiri. Masyarakat Belitong sendiri hingga sampai saat ini menjadikan kopi Kong Djie sebagai salah satu bagian dari gaya hidup, sehingga tidak lengkap rasanya bila tidak mengunjungi kedai kopi yang satu ini.

Seperti yang diungkapkan oleh salah satu pemilik kedai kopi Kong Djie Belitong, Ishak Holidi mengungkapkan, sejatinya kopi Kong Djie begitu diminati dikarenakan memiliki rasa yang kuat disertai dengan aroma yang khas. Kuatnya rasa kopi Kong Djie ini diperoleh dari kombinasi kopi Robusta Pulau Jawa dan kopi Arabica Pulau Sumatera.

“Kuatnya rasa kopi ini didapatkan dari kombinasi kopi Robusta Jawa dan kopi Arabica Sumatera. Perpaduan ini lah menjadikan citarasa kopi Kong Djie menjadi khas di kalangangan pecinta kopi,” ujarnya pada DEPOKTIK.co.id kala ditemui pada soft launching Kopi Kong Djie cabang Depok.

Lebih lanjut lagi, Ishak menuturkan selain dari perpaduan dua kopi dari daerah yang berbeda, citarasa khas tersebut didapatkan dari cara menyeduh ekstrak kopi menggunakan air yang melalui sistem pemanasan media arang serta penyaringan khusus. Bukan dengan penggunaan mesin espresso seperti yang umum digunakan oleh kedai kopi saat ini.

“selain dari dua biji kopi yang kami kombinasikan, citarasa khas ini kami hasilkan dari cara penyeduhan ekstrak kopi melalui media pemanasan arang dengan penyaringan khusus. Kita tidak ada sentuhan mesin espresso sama sekali,” tuturnya

Bersamaan dengan kopi Kong Djie yang telah membuka cabangnya di Depok, tepatnya di Jalan Margonda Raya No. 336 B ini ingin serupa dengan yang berada di Belitong tetap pada upaya mempertahankan rasa dan aroma kopi Kong Djie asli. Tempat yang difasilitasi 2 lantai dengan lantai 1 berkapasitas 16 orang disertai lantai 2 berpendingin ruangan dengan kapasitas 20 orang.

Untuk pilihan menunya yang menjadi andalan ialah Kopi O yaitu Kopi Hitam dan juga untuk penikmat kopi dingin, ada Kopi susu yang telah melegenda. Bagi yang tidak menyukai kopi, tidak perlu khawatir karena ada alternatif lain menu piliham seperti teh tarik, coklat, serta es jeruk kunci yang menyegarkan. Pilihan menu makanan terdiri dari singkong goreng sambal roa, roti bakar bermacam olesan, serta menu-menu mie instan.

“Saya yakin Kong Djie yang ada di Depok ini mampu mempertahankan rasa, aroma, dan cerita Kong Djie asli tetapi dengan keunikan mereka sendiri sehingga budaya ngopi ala Indonesia dapat terus ada,” terang Ishak di akhir sesi wawancara. (Gie)

 

%d blogger menyukai ini: