Kawasan Chernobyl Ukraina Akan Segera Dihidupkan Kembali

kompascom/indolinear.com
Kamis, 11 Januari 2018

Indolinear.com, Ukraina – Kawasan bekas pembangkit tenaga nuklir Ukraina, Chernobyl, yang sudah lama ditinggalkan sejak insiden pada April 1986, akan segera dihidupkan kembali. Namun kali ini, dengan pembangkit tenaga surya.

Pembangkit tenaga surya yang pertama di Ukraina ini akan mampu menghasilkan tenaga hingga 1 megawatt, yang mampu memenuhi kebutuhan energi bagi sebuah desa.

“Pembangkit tenaga surya ini dapat memenuhi kebutuhan listrik sebuah desa berukuran sedang,” kata Yevgen Varyagin, pemimpin perusahaan Solar Chernobyl, yang menjalankan proyek itu, Dilansir dari Kompas.com, Kamis (11/01/18)

Proses pembangunan hingga kini masih terus dilakukan, dengan sekitar 3.800 panel tenaga surya dipasang di area seluas 1,6 hektar. Ditargetkan pembangkit akan mulai beroperasi dalam beberapa pekan ke depan.

Proyek pembangkit tenaga surya itu dimungkinkan setelah sebuah kubah baja baru dibangun mengelilingi reaktor nuklir yang bocor pada 2016. Menurunkan tingkat radiasi hingga sepersepuluhnya.

Proyek pembangunan pembangkit tenaga surya itu menelan dana hingga 1 juta Euro (sekitar Rp 16 miliar), yang diharapkan investasinya dapat kembali dalam tujuh tahun.

Tragedi ledakan reaktor nuklir Chernobyl yang terjadi pada 26 April 1986 menyebabkan radiasi menyebar hingga tiga perempat wilayah Eropa. Memberi dampak ke Rusia, Ukraina dan Belarusia.

Ratusan ribu orang dievakuasi dan area seluas 2.000 kilometer persegi terpaksa ditinggalkan.

“Wilayah itu tidak dapat digunakan untuk pertanian, namun masih memungkinkan untuk proyek inovatif dan ilmiah,” kata Menteri Lingkungan Ukraina Ostap Semerak, yang juga penggagas proyek pembangkit surya di Chernobyl pada 2016 lalu. (Gie)

%d blogger menyukai ini: