Jokowi Sebut Pembangunan Jalur Ganda Bogor-Sukabumi Tahun 2017

aktualcom/indolinear.com
Senin, 4 September 2017

Indolinear.com, Sukabumi – Presiden Jokowi Menyampaikan bahwa pembangunan jalur ganda kereta api Bogor-Sukabumi rencananya akan mulai dikerjakan pada tahun ini.

Pelaksanaan proyek pembangunan jalur ganda kereta api Bogor-Sukabumi kata Jokowi sudah dapat dimulai tahun ini karena anggarannya sudah tersedia.

“Kemarin sudah kita lihat sangat memungkinkan dan tahun ini langsung kita segera kerjakan. Anggarannya kemarin dihitung kurang lebih Rp400-an miliar,” jelas Jokowi.

Bahkan Jokowi menyatakan akan melanjutkan proyek tersebut hingga Cianjur dan Bandung. Rencananya proyek tersebut sendiri akan dimulai pada tahun depan dan selesai pada tahun 2019 mendatang.

“Sudah saya perintahkan kemarin untuk disurvei yang dari Sukabumi menuju Cianjur, menuju ke Bandung. Revitalisasi total dilihat lagi juga, kalau itu tahun berikutnya berarti 2019,” ujar Jokowi.

Jokowi menjelaskan terkait pembangunan jalan tol ruas Bogor-Ciawi-Sukabumi yang sempat tertunda yang seharusnya telah dimulai pada tahun 2016. Tetapi saat itu investor tidak segera memulainya, sehingga akhirnya Presiden memutuskan proyek tersebut diambil alih dan ditangani oleh BUMN.

“Insya Allah 2 tahun lagi selesai, saya cek terus,” kata Jokowi sebagaimana dikutip siaran pers Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media, Sekretariat Presiden, Bey Machmudin.

Padahal menurut laporan yang diterimanya, saat ini jarak tempuh dari Jakarta ke Sukabumi memakan waktu yang cukup lama hingga sembilan jam. Oleh sebab itu, Presiden memerintahkan jajarannya untuk segera menyelesaikan masalah tersebut.

“Kemacetan ini yang akan kita selesaikan, sehingga saya perintahkan kemarin untuk tol Bocimi itu dipercepat selesainya,” ujar Jokowi.

Sementara untuk pembangunan Bandar Udara di Sukabumi, Jokowi menyatakan bahwa dirinya tidak akan mengumumkan lokasi di mana bandara tersebut akan dibangun.

“Kalau saya umumkan, nanti harga tanahnya naik semuanya. Jadi biar nanti saja, tahu-tahu sudah jadi. Kalau diumumkan jadi ramai, harga tanah jadi naik,” kilah Jokowi.

“Ini adalah kota yang besar, malam hari sangat ramai, masyarakatnya ramah semuanya. Dan makanannya kemarin waktu berbuka habis semuanya, saya habiskan, lauknya enak semuanya, ikan bakarnya enak,” puji Jokowi. (Gie)