Jatim Siapkan 120 Ribu Personel TNI-Polri Untuk Amankan Pilkada

aktualcom/indolinear.com
Minggu, 7 Januari 2018

Indolinear.com, Surabaya –  120 ribu personel gabungan dari jajaran Polri dan TNI disiagakan untuk mengamankan pelaksanaan tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak di 18 kabupaten/kota di Jawa Timur.

“Sebanyak kurang lebih 120 ribu personel Polri TNI ‘all out’ dalam pengamanan tahapan Pilkada serentak 2018 di Jatim. Termasuk di TPS (Tempat Pemunguta Suara) nantinya ada dari Linmas,” kata Kapolda Jatim Irjen Pol Machfud Arifin usai apel gelar pasukan “Operasi Mantab Praja Semeru 2018” di Mapolda Jatim di Surabaya.

Apel gelar pasukan dihadiri oleh Irwasda Polda Jatim Kombes Pol Wahyudi Hidayat, Kasdam V Brawijaya Brigjen TNI Widodo, Danrem 084 Bhaskara Jaya Kolonel Kav M Zulkifli, Aspidum Kejati Jatim Tjahjo Aditomo dan Ketua KPU Jatim Eko Sasmito. Serta unsur terkait, seperti Satpol PP, Linmas dan Dinas Perhubungan.

Kapolda menjelaskan, dari Polri menyiagakan sekitar 27 ribu personel serta mendapat tambahan kekuatan dari Kodam V/Brawijaya sebanyak 6.000 personel. Selain itu, juga ada personel yang “on call” jika ada kejadian-kejadian langsung siap. Termasuk di satuan-satuan batalyon.

Machfud menegaskan, pihaknya sudah mempersiapkan pengamanan dengan baik, salah satunya pada apel gelar pasukan secara serempak ini.

“Pada Senin (8/1) nantinya ada tahapan pendaftaran. Kami hadir di sana untuk bisa mengamankan setiap aktivitas kegiatan yang merupakan rangkaian dari Pilkada serentak 2018 di Jatim,” kata dia.

Dikatakannya, kerawanan di setiap wilayah maupun daerah tidak boleh disikapi dengan “underestimate” (meremehkan). Dia menekankan bagi seluruh personel untuk mengawal dan mengamankan setiap tahapan Pilkada.

Terkait wilayah yang menjadi fokus pengamanan, Machfud mengaku semua wilayah jadi perhatian. Hal itu mengacu pada tahun Pemilihan Gubernur, antsipasi kerawanannya ada di daerah Tapal Kuda dan daerah Madura.

“Semuanya kami antisipasi. Wilayah dan daerah di Jatim sudah diantisipasi dengan kekompakan Polri dengan TNI dan semua unsur penyelenggara, sepertu KPU. Harus saling bahu-membahu dengan seluruh masyarakat Jatim. Insya Allah Jatim aman,” kata dia.

Sementara saat disinggung mengenai kerawanan di media sosial terkait ujaran kebencian dalam Pilkada Jatim, Manchfud akan mengantisipasi hal itu. Dia mengatakan, bila masuk ranah tindak pidana, pihaknya tidak segan untuk menindak tegas hal itu. Termasuk jika ada “money politik”.

Jenderal bintang dua itu menyatakan akan segera membentuk Satgas Anti-Money Politic. Juga bekerjasama dengan Panwaslu dan Kejaksaan untuk Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu).

“Secepatnya akan kita bentuk Satgas Anti-Money Politic. Kalau terkait ujaran kebencian di media sosial, kita sudah ada Unit Cyber Crime,” ujarnya.

Sementara itu, Kasdam V Brawijaya Brigjen TNI Widodo menambahkan, TNI dalam hal ini Kodam siap membantu Polri sepenuhnya dalam pengamanan Pilkada serentak Jatim. Sesuai dengan permintaan Kapolda Jatim pihaknya akan menerjunkan kekuatan personel sepenuhnya yang sudah disiapkan.

“Intinya, TNI mendukung dan membantu pengamanan Pilkada serentak yang dilakukan Polri. Sekitat 6.000 personel TNI kita siaplan. Termasuk di satuan-satuan batalyon maupun komando kewilayahan semuanya kita siapkan,” tutur Kasdam. (Gie)

%d blogger menyukai ini: