Jaga Kondusifitas, Dindikbud Tangsel Pastikan Siswa Dapat Belajar Dengan Tenang

sopy/indolinear.com
Rabu, 8 Agustus 2018

Indolinear.com, Tangsel – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menggelar pertemuan paska terjadinya tawuran pelajar di wilayah Setu, Tangsel beberapa waktu lalu.

Pertemuan kali ini digelar di Kantor Dindikbud Tangsel, Ciputat pada Rabu, 8 Agustus 2018 yang dihadiri oleh pihak kepolisian Kasat Intel Polres Tangsel, Kepala SMK Bhipuri, Kepala SMK Sasmita Jaya 1 dan SMK Sasmita Jaya 2 dan lainnya.

Dalam pertemuan tersebut membahas agar kedepan tidak ada lagi kejadian membahayakn serupa di Kota Tangsel yang mengakibatkan tawuran antar pelajar.

“Sejak kejadian itu, kami dari Pemkot Tangsel terus mengawal dan mengantisipasi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan. Oleh sebab itu, kami melakukan kegiatan ini,” ungkap Kepala Dindikbud Tangsel Taryono.

Hasil dari pertemuan tersebut, Taryono mengatakan bahwa kondisi di kedua sekolah tersebut sudah kondusif, sedangkan diluar sekolah Kepolisina akan berusaha semaksimal mungkin untuk mengamankan sekolah dan jalur-jalur yang rawan.

“Kami juga akan berkoordinasi dengan pihak Satpol PP agar mengaktifkan kembali penjagaan disaat jam sekolah dan luar sekolah sehingga tidak ada lagi kumpulan-kumpulan orang yang mengakibatkan tawuran,” kata Taryono.

Sehingga, lanjut ia, siswa dapat kembali belajar dengan tenang dan mau berangkat ke sekolah tanpa harus merasa takut terjadi tawuran kembali.

“Intinya kami ingin memastikan bahwa pendidikan di Kota Tangsel akan kembali kondusif dan anak-anak berani berangkat sekolah dan pulang sekolah dengan aman,” jelasnya.

Dindikbud juga akan mengadakan kegiatan pembinaan kesiswaan untuk pencegahan terjadinya tawuran. Selain itu juga bekerjasama dengan Kepolisian, Kejari dan lainnya akan menggelar deklarasi pelajar anti kekerasan, anti narkoba dan anti radikalisme.

“Rencananya kami akan mengundang 1000 pelajar dari SMK Sasmita Jaya 1 dan SMK  Sasmita Jaya 2 untuk melakukan deklarasi tersebut. Kami ingin berkontribusi menyangkut kondusifitas siswa di Tangsel dan penguatan pendidikan karakter, ” bebernya. (Sopy)

%d blogger menyukai ini: