Indonesia Fokus Menjadi Produsen Minyak Sawit Terbesar Di Dunia

pixabaycom/indolinear.com
Sabtu, 9 September 2017

Indolinear.com – Pertemuan tingkat tinggi United Nations Development Program (UNDP) yang dilaksanakan di Kantor PBB, New York menjadi salah satu tonggak sejarah bagi sektor kelapa sawit yang ada di Indonesia. Di forum itu, pemerintah dan kalangan pengusaha satu suara menegaskan posisi Indonesia terkait pengembangan sektor kelapa sawit yang berkelanjutan.

“Penguatan ISPO adalah komitmen nyata dari pemerintah dan dunia usaha di Indonesia untuk membangun sektor perkebunan kelapa sawit yang berkelanjutan,” ujar Deputi Bidang Pangan dan Pertanian Kemenko Perekonomian Musdalifah Mahmud dalam keterangannya.

Menurutnya, poin yang akan dicapai dalam forum dunia yang dihadiri sekitar 300 delegasi tersebut antara lain bagaimana dunia bisa menyeimbangkan kebutuhan produksi dengan tetap menjaga keberlanjutan lingkungan.

Musdalifah berharap, pertengahan tahun depan, poin-poin terkait penguatan Indonesian Palm Oil Plantation (ISPO) atau standar keberlanjutan yang bersifat wajib bagi perkebunan kelapa sawit Indonesia bisa dipenuhi.

“Penguatan ISPO adalah momentum untuk meningkatkan standar keberlanjutan sektor kelapa sawit Indonesia sampai pada tingkat yang bisa diterima dunia,” jelasnya.

Ketua Umum Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) Joko Supriyono yang juga menjadi pembicara dalam forum tersebut menambahkan bahwa dunia usaha berkomitmen untuk mencapai tata kelola perkebunan kelapa sawit yang ramah lingkungan. Saat ini, dunia usaha dan pemerintah bahu-membahu untuk meningkatkan produktivitas tanaman kelapa sawit khususnya bagi petani.

“Kami berfokus pada upaya meningkatkan produktivitas tanaman,” katanya.

Lanjut Joko, di tengah tuntutan akan keberlanjutan, Indonesia tetap harus menjaga posisinya sebagai produsen minyak sawit terbesar dunia.

“Tentu saja produsen minyak sawit terbesar dan paling berkelanjutan,” imbuhnya.

Forum UNDP juga dihadiri sebagai pembicara antara lain Menteri Pertanian Liberia Seklau E. Wiles, Wakil Menteri Pertanian Bidang Peternakan Paraguay Marcos Medina, dan Presiden Sociedade Rural Brasil Marcelo Vieira. Selain sektor perkebunan kelapa sawit Indonesia, forum isu keberlanjutan di Liberia, Paraguay, dan Brasil. (Gie)