Gubernur Banten Sidak UNBK Tiga SMAN Di Kota Tangerang

mediabantencom/indolinear.com
Jumat, 13 April 2018

Indolinear.com, Kota Tangerang – Gubernur Banten, Wahidin Halim menginspeksi mendadak (sidak) ke tiga sekolah menengah atas (SMA) di Tangerang, yaitu SMAN 2, SMAN 10 dan SMAN 9, Rabu (11/4/2018). Dalam sidaknya, Gubernur melihat kondisi sekolah, berinteraksi dengan pengelola sekolah dan menyapa sejumlah murid yang baru menyelesaikan ujian nasional berbasis komputer (UNBK). Gubernur

“Gimana lancar ga pelaksanaan UNBK, apakah ada kendala? cukup ga komputer buat ujiannya,” tanya Gubernur, seraya menyampaikan program pendidikan gratis, dilansir dari Mediabanten.com (12/04/2018).

Gubernur Banten mengingatkan, jangan sampai terjadi murid tidak boleh sekolah karena tidak mampu membayar sumbangan pembinaan pendidikan (SPP). Karena itu, sekolah tidak boleh memungut biaya kepada murid dan orangtua atau wali murid. “Itu namanya zolim,” kata Wahidin saat sidak di SMAN 2 Kota Tangerang.

“Kalau biaya yang di luar biaya sekolah seperti rekreasi siswa atau studi banding, itu cukup komite sama orang tua murid atau wali murid saja. Jangan kepala sekolah yang memungut. Itu yang saya larang. Tapi itupun  sepanjang komite rasional dan orang bisa diterima oleh orang tua serta tidak bersifat memaksa,” katanya.

Ketika sidak di SMAN 9 Kota Tangerang, Gubernur menanyakan soal sarana penunjang belajar. Dia juga minta stafnya untuk mendata sarana yang dibutuhkan. Di SMAN 10 Kota Tangerang, Wahidin langsung mencek kondisi bangunan sekolah dan memantau pelaksanaan UNBK. Menurut pengelola sekolah, kebutuhan sarana pendidikan di SMA dalam proses pengajuan ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Banten.

Dari pemantauan itu, Gubernur Banten berkesimpulan sementara, pelaksanaan UNBK berjalan lancar. Dan, dalam sidak itu, Gubernur juga memberikan motivasi ke pengelola sekolah dan murid agar tetap bersemangat dalam menjalani proses pendidikan. (Uli)

%d blogger menyukai ini: