Gapenda Provinsi Banten Klaim Harga Daging Masih Stabil

bantennewscoid/indolinear.com
Rabu, 9 Mei 2018

Indolinear.com, Serang – Ketua Gabungan Pengusaha dan Pedagang Daging (Gapenda) Provinsi Banten, Aeng Khaeruzzaman menyatakan bahwa stok daging menjelang bulan suci Ramadan aman.

Selain kesiapan stok daging, ia juga mengungkapkan harga daging kerbau masih normal.

“Untuk harga daging kerbau impor kisaran Rp80 ribu per kilo sedangkan daging segar Rp105 ribu sampai Rp110 ribu per kilo. Jadi stok aman dan belum ada kenaikan,” kata Aeng, dikutip dari Bantennews.co.id, Selasa (8/5/2018).

Kepala Bidang Perdagangan Diperdaginkop IKM Kota Serang, Handriyan Mugin mengungkapkan harga eceran tertinggi (HET) beberapa bahan pokok menjelang bulan suci ramadan tidak akan berubah. Hal tersebut sesuai dengan surat edaran Kemendag yang diberikan ke sejumlah daerah.

“Kemarin sudah ada surat edaran dari Kemendag terkait HET gula, daging dan minyak goreng yang diperpanjang,” kata Handriyan.

Dia menuturkan, HET yang akan  berlaku 30 April 2018 diperpanjang menjadi 31 Agustus 2018. Hal tersebut kemungkinanan dilakukan untuk menjaga kestabilan harga menjelang ramadan agar tidak melonjak naik. “Dari pusat tidak memberikan alasan kenapa diperpanjang, tapi dari analisa saya kemungkinan karena menjelang Ramadan,” ucapnya.

Handriyan mengatakan, untuk harga gula Rp12.500, daging beku Rp 80.000 dan minyak goreng kemasan sederhana Rp11.000. Harga tersebut akan berlaku diseluruh gerai toko modern yang ada di daerah-daerah, khususnya di Kota Serang. Pihaknya pun akan tetap melakukan pantauan dalam penetapan HET tersebut.

“Insya Allah kami akan pantau terus perkembangan harga karena dibantu oleh Tim Satgas Pangan Polri,” ucapnya.

Sementara untuk kebutuhan pokok lain menjelang Ramadan saat ini masih dikatakan stabil dan belum ada kenaikan yang signifikan. Namun diprediksi kenaikan saat puasa akan tetap ada, namun pihaknya akan berusaha untuk terus menekan harga-harga di pasar dengan melakukan operasi pasar saat bulan ramadhan.

“Kenaikan pasti ada tapi kami usahakan sewajarnya, yang biasa naik itu cabe dan bawang,” katanya. (Gie)

%d blogger menyukai ini: