Ekspor Anyaman Bali Diklaim Naik 32,13 Persen

Aktualcom/indolinear.com
Senin, 23 April 2018

Indolinear.com, Denpasar – Eskpor berbagai jenis kerajinan anyaman dari Pulau Dewata, Bali menghasilkan devisa sebesar 1,002 juta dolar AS selama bulan Februari 2018, atau meningkat 243.652 dolar AS (32,13 persen) dibandingkan dengan bulan Januari 2018 yang tercatat 758.353 dolar AS.

“Perolehan devisa tersebut dibandingkan dengan bulan yang sama tahun sebelumnya menurun 14.138 dolar AS atau 1,39 persen, karena bulan Februari 2017 tercapai pengapalan aneka jenis anyaman ke luar negeri itu senilai 1,016 juta dolar AS,” kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali Adi Nugroho di Denpasar.

Melansir Aktual.com, Minggu (22/4/2018), Adi mengatakan, pengiriman kerajinan anyaman itu mampu memberikan kontribusi 2,21 persen dari total nilai ekspor Bali sebesar 45,26 juta dolar AS selama bulan Februari 2018, atau menurun 4,44 juta dolar AS atau 8,93 persen dibandingkan dengan Januari 2018 yang mencapai 49,70 juta dolar AS.

Total ekspor Bali tersebut dibandingkan dengan bulan yang sama tahun sebelumnya meningkat tipis 110.657 dolar AS atau 0,25 persen, karena pengapalan berbagai jenis komoditas dari Bali pada Februari 2017 menghasilkan 45,15 juta dolar AS.

Adi Nugroho menambahkan, aneka jenis cendera mata berbahan baku anyaman hasil industri skala rumah tangga itu paling banyak diserap pasaran Perancis 15,39 persen, menyusul Amerika Serikat 11,95 persen, Spanyol 8,53 persen dan Australia 5,99 persen.

Selain itu, juga diserap pasaran Hong Kong 4 persen, Italia 3,65 persen, Jerman 3,01 persen, China 0,01 persen, Singapura 3,21 persen dan sisanya 40,02 persen ke berbagai negara lainnya di belahan dunia.

Hasil kerajinan anyaman yang digeluti para perajin di daerah pedesaan, khususnya di Kabupaten Gianyar, Bangli dan Karangasem itu merupakan salah satu dari 17 jenis komoditas hasil kerajinan skala rumah tangga yang mampu menembus pasaran luar negeri.

Hasil kerajinan anyaman itu dikombinasikan dengan rotan hasil sentuhan tangan-tangan terampil perajin setempat yang cukup diminati konsumen mancanegara, maupun wisatawan saat menikmati liburan di Pulau Dewata.

Kerajinan tersebut antara lain berupa perabotan rumah tangga dari anyaman bambu kombinasi rotan, aneka jenis patung yang unik, khas dan menarik dibuat dari akar bambu.

Perajin biasanya membuat barang tersebut dalam bentuk praktis sehingga mudah mengirimkannya ke pasaran luar negeri, ujar Adi Nugroho. (Gie)

%d blogger menyukai ini: