Disperindag Tangsel Fasilitasi Kelembagaan Wirausaha Baru

Eksklusif Disperindag Tangsel for indolinear.com

Indolinear.com, Tangsel – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Tangsel kembali gagas wirausaha baru. Setelah berhasil beberapa tahun ini binaanya melejit berbagai produk di antaranya Sagon Bakar, Sambal HJ Lina, kini diharapkan akan kembali muncul bidang lain.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Bidang  Perindustrian, Disperindag Kota Tangsel, Ferry Payacun menggelar kegiatan dua hari di Kampung Anggrek, Serpong, Tangsel pada Senin-Selasa, 2-3 April 2018.

Dihadiri sekitar 90 peserta perharinya, sebagian besar mereka baru merintis dan memang sengaja diundang untuk memperoleh wawasan soal wirausaha.

“Bukan hanya pemerintah daerah menargetkan wirausaha baru dalam kurun satu tahunnya tapi pemerintah pusat pun sama mencapai sekitar lima puluh ribu wirausaha baru. kami di daerah cukup membentuk 10 kelompok usaha bersama saja masing-masing kelompok usaha berjumlah sepuluh anggota,” katanya.

Pada kegiatan “Fasilitasi Kelembagaan Industri Kecil” Pada Kegiatan Fasilitasi Pengembangan Industri Kecil dan Menengah, dihadiri Kepala Disperindag Maya Mardiana, kepala Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagekerjaan Kota Tangsel, Ibkar Saloma serta perwakilan dari Bank Tabungan Negara (BTN).

Sengaja mendatangkan mereka, lanjut Ferry untuk memberikan banyak hal terkait dengan IKM di Tangsel, seperti BPJS dan sokongan permodalan. IKM di Tangsel diwajibkan tercover dengan BPJS agar memiliki jaminan keselamatan. Baru-baru ini juga melakukan tanda tangan kerjasama dengan BPJS agar seluruh komponen pelaku usaha di Tangsel terlindungi BPJS Ketenagakerjaan.

“Termasuk juga dari perbankan dapat memperoleh bantuan KUR bagi IKM yang membutuhkan permodalan. Pemerintah menyediakan banyak fasilitas tinggal masyarakat selaku IKM serius dan semangat mengikuti sampai menjadi pengusaha nantinya,” harap Ferry.

Mimpi awal empat tahun silam, tak pernah terbayangkan, saat Produk Sagon Bakar milik Ibu Irma di Pamulang Timur kini sangat terkenal bahkan sudah dikirim ke berbagai tempat. termasuk sambal HJ Lina, di Serpong dan produk-produk lain seangkatan yang berhasil Disperindag bina. Ketika itu belum terbayangkan bakal menjadi produk hebat, tapi sekarang semua terwujud.

“Pembinaan sekarang juga sama akan terlihat hasil empat tahun silam, ini berkaca dengan mereka yang sudah berhasil lebih dulu. Misalnya Sagon Bakar, awalnya orang tidak ada yang kenal, tapi lembat laun dengan berbagai perbaikan  berbagai aspek, kualitas kemasan, harga kompetitif, manjemen produksi, manajemen pemasaran dan pembaruan alat menjadikan produk sagon bakar digemari masyarakat,” tambahnya.

Demikian disampaikan oleh Kepala Disperindag Kota Tangsel, Maya Mardian mengharapkan IKM Tangsel jauh lebih berkembang lagi dalam hal pengembangan nilai produksi, dan dalam bentuk perhatiannya Pemkot Tangsel bersama mitra yakni BPJS Ketenagakerjaan serta Bank BTN bekerjasama untuk memajukan usaha dalam bentuk pembiayaan KUR dan asuransi ketenagakerjaan.

“Kita targetkan 50 wirausaha baru di Tangsel dapat berdiri. Tahun lalu tercapai target, saat ini diharapkan akan melampaui target, karena hingga kini sudah ada 180 wirausaha baru di Tangsel,” kata Maya.

Wirausaha baru ini jika dilihat produknya sangat layak dikembangkan, tinggal difasilitasi. Disperindag dan Kementrian akan memfasilitasi apa yang menjadi kebutuhan dari wirausaha baru ini.

“Bantuan dari pemerintah merupakan bantuan pelatihan, dari pelatihan. Dari situ nanti wirausaha baru akan bisa melihat produknya akan dikelola seperti apa,” jelasnya.(adv)

%d blogger menyukai ini: