Disperindag Banten Bakal Gencarkan Operasi Pasar Jelang Ramadhan

bantennewscoid/indolinear.com
Sabtu, 12 Mei 2018

Indolinear.com, Serang – Untuk mengantisipasi kenaikan harga kebutuhan pokok menjelang Ramadan dan menjelang Idul Fitri, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Banten akan menggencarkan kegiatan pasar murah atau bazar Ramadan.

Kepala Disperindag Banten Babar Suharso di Serang mengatakan menjelang puasa secara umum harga kebutuhan pokok terutama beras relatif stabil. Namun demikian, masih ada sejumlah kebutuhan yang masih diatas harga eceran tertinggi (HET) seperti daging ayam, telur dan bawang, cabai.

“Masih ada beberapa kebutuhan yang kenaikannya rata-rata Rp2.000 diatas HET. Sebenarnya bukan karena pasokan yang kurang, tetapi sebagian memasok ke daerah lain,” kata Babar.

Ia mengatakan pihaknya segera mengkordinasikan dengan Dinas Pertanian agar ayam dan telur yang produksinya di Banten untuk memenuhi kebutuhan ayam dan telor di Banten dulu.

“Dari produksi mencukupi bahkan lebih. Nanti kami akan imbau agar khusus untuk mencukupi dulu Banten!” kata Babar.

Sedangkan untuk kebutuhan cabai, sekitar Mei Juni akan panen di Banten meskipun baru memenuhi sekitar 20 persen dari kebutuhan masyarakat Banten. Oleh karena itu, Bantenmasih tetap memerlukan bantuan luar daerah seperti dari Jawa Barat dan Lampung.

“Besok Jumat kami akan ada rapat kordinasi dengan satgas pangan, Polda, Bulog, dan dinas perdagangan kabupaten/kota,” kata Babar.

Untuk mengantisipasi kenaikan harga kebutuhan pokok menjelang Ramadhan dan Idul Fitri, pihaknya juga akan memperbanyak pasar murah atau bazar sebelum Ramadan, pertengahan puasa atau akhir Mei dan menjelang lebaran.

“Di Tangerang dan Serang sudah mulai pasar murah, beras, gula. Kami akan memperbanyak termasuk di delapan titik kabupaten/kota, dan di KP3B,” kata Babar.

Ia mengatakan, pasar murah tersebut menyediakan kebutuhan pokok dengan perbedaan harga sampai 30 persen dibawah harga pasar. Kami juga upayakan kerja sama dengan retail modern, distributor,” kata Babar.

Menurut dia, saat ini harga beras medium masih stabil karena ketersediaan cadangan beras mencukupi.

“Memang ada beberapa kebutuhan yang masih naik seperti cabai merah kriting, cabai rawit, ayam dan telur,” katanya dikutip dari Bantennews.co.id, Jumat (11/5).

Ia mengatakan harga eceran tertinggi (HET) telur Rp22 ribu, saat ini harga di pasaran mencapai Rp25 ribu sampai Rp26 ribu per kilogram. Harga daging ayam normalnya Rp32 ribu per kilogram, saat ini di pasaran masih sekitar Rp34 ribu sampai Rp36 ribu per kilogram.

“Kami juga akan efektifkan Satgas pangan untuk mengawasi harga dan distribusi pangan. Kami sudah memulai duluan dengan memantau gudang-gudang,” kata Babar Suharso. (Gie)

%d blogger menyukai ini: