Dinkop dan UKM Tangsel Terus Tingkatkan Pengembangan Ekonomi Rakyat

Eksklusif Dinkop UKM Tangsel for indolinear.com

Indolinear.com, Tangsel – Dinas Koperasi dan UKM Tangsel akan mewujudkan koperasi dan UMKM yang berkualitas dan punya daya saing. Sehingga koperasi bisa jadi solusi permasalahan masyarakat.

Hal tersebut diungkapkan oleh Plt Kepala Dinas Koperasi dan UKM Tangsel, Dahlia Nadeak dalam kegiatan Forum Gabungan OPD di Remaja Kuring, Serpong, Tangsel.

“Forum OPD merupakan wadah untuk menampung usulan dari stakeholder, baik pelaku koperasi maupun UMKM. Nantinya usulan mereka akan kami akomodir dalam kegiatan untuk mencapai RPJMD dan akan kami tuangkan dalam Rencana Kerja (Renja) di 2019 mendatang,” kata Dahlia.

Dinkop dan UKM juga tetap prioritaskan program seribu ukm satu koperasi (serbuk). Kita juga fokus mengajak masyarakat menjadi anggota koperasi, maka dari itu kita terus akan menggelar kegiatan untuk meningkatkan kualitas koperasi dan menjadikan koperasi sehat.

Lanjutnya, Dinas Koperasi dan UKM akan membuat koperasi menjadi kepercayaan masyarakat dengan sehingga menjadikan koperasi berkualitas dan transparan.

“Kita terus lakukan pendampingan kepada stakeholder kita. Kita dorong dan sosialisasikan terus mengenai manfaat menjadi anggota koperasi. Bahkan kita juga masuk dan mensosialisasilan koperasi ke sekolah,” ungkapnya.

Jika siswa menjadi anggota koperasi, maka akan menularkan juga kepada orangtuanya, sehingga program satu koperasi seribu ukm akan tercapai.

Dahlia menjelaskan sesuai dengan misi 4 Dinas Koperasi dan UKM fokus pada peningkatan daya saing perekonomian daerah. Mengembangkan ekonomi kerakyatan berbasis inovasi dan produk unggulan dengan target sasaran seperti peningkatan prasarana dan sarana perekonomian, peningkatan iklim investasi yang kondusif dan pemberian insentif pajak dan perizinan serta pengembangan teknologi dalam pertumbuhan ekonomi berkelanjutan. Serta bagaimana meningkatkan peran koperasi dan UKM.

“Dengan visi terwujudnya koperasi, UMKM yang sehat dan berkualitas mejadi inovasi penggerak dan perndorong peningkatan perekonomian daerah. Tujuan dari kegiatan forum OPD ini untuk merencanakan kegiatan tahun 2019 mendatang, guna mencapai RPJMD dalam upaya peningkatan dan pengembangan ekonomi kerakyatan,” katanya.

Jumlah UKM bersertifikasi halal PIRT dan HKI tahun 2011, halal sebanyak 27 UKM. Tahun 2012 40 UKM memperoleh halal, tahun 2013, 43 UKM memperoleh halal dan 41 UKM memperoleh PIRT serta 35 UKM memperoleh HKI. 2014, 50 UKM memperoleh halal, dan 46 UKM memperoleh PIRT serta 50 UKM memperoleh HKI.

2015 ada 50 UKM memperoleh halal dan 46 UKM dengan 80 produk memperoleh PIRT serta 60 UKM didaftarkan ke HKI. 2016 ada 100 UKM memperoleh halal dan 88 UKM mendapatkan PIRT serta ada 80 UKM on progress didaftarkan ke HKI. Totalnya ada 307 UKM mendapatkan halal, 221 PIRT dan 216 HKI.

Agenda prioritas serta output 5 tahun kedepan dalam melaksanakan tugas dan fungsi pertama fasilitasi peningkatan permodalan bagi koperasi dan UMKM dengan sertifikasi tanah bagi pelaku UMKM dan unit pelayanan dana bergulir atau UPDB, kedua upaya peningkatan kualitas dan branding produk UMKM Tangsel, melaluai promosi, standarisasi dan sertifikasi produk UMKM Tangsel.

Ketiga, peningkatan kualitas manajemen dan kompetensi sumber daya koperasi guna mewujudkan koperasi sehat berkualitas menuju kota koperasi serta keempat, revitalisasi gerakan koperasi Serbuk atau Satu Koperasi seribu UMKM dan kelima pemberdayaan, pembinaan dan penataan pedagang kreatif lapangan pada lokasi yang telah ditentukan dan keenam pembangunan Gedung inovasi UMKM Kota Tangsel di Central Business District (CBD) BSD Serpong.(adv)

%d blogger menyukai ini: