Dindikbud Tangsel Sambut Baik Pertukaran Guru Al Zahra Dengan Korea Selatan

sopy/indolinear.com
Rabu, 15 Agustus 2018

Indolinear.com, Tangsel – Sekolah Al Zahra Indonesia yang berlokasi di Villa Pamulang melakukan pertukaran guru dengan negara Korea Selatan. Sebanyak dua orang guru dari negeri gingseng tersebut datang untuk mengajar di SMP Al Zahra Indonesia selama tiga bulan.

Pada Rabu, 15 Agustus 2018 pihak Sekolah Al Zahra Indonesia menyambut kedatangan kedua guru yang bernama Kwak Sunji sebagai guru Bahasa Inggris dan Choi Hyo Won sebagai guru science yang akan mengajar di SMP Al Zahra Indonesia. Nantinya mereka akan mengajar mengenai bahasa dan budaya Korea Selatan.

Sedangkan perwakilan dari SMP Al Zahra Indonesia akan dikirim Hadi Sukoco yang menjabat sebagai Kepala Sekolah SMP Al Zahra. Nantinya Hari akan memperkenalkan budaya Indonesia kepada siswa di Korea Selatan.

Direktur PT Al Zahra Indonesia, Adhykara S. Rachmandika menjelaskan pertukaran guru ini mengikuti pola pelajaran masing-masing negara dan memperkenalkan budaya asal daerah.

“Guru kami nanti berangkat ke Korea Selatan akan mengajarkan bagaimana cara membunyikan suling sebagai musik tradisional. Pihak kami juga berpesan agar di Korsel nanti, guru kami bisa mengambil ilmu dan mengadopsi cara mengajar agar bisa diterapkan disini sebagai langkah menuju sekolah internasional,” jelasnya.

Intinya lebih banyak mengenal budaya asing dan lebih interaktif. Nantinya pengalaman yang didapat juga akan diberikan kepada guru-guru lainnya.

Pertukaran guru ini juga disambut baik oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Tangsel. Kepala Dindikbud Tangsel, Taryono menyambut baik kerjasama bilateral dalam rangka peningkatkan kualitas pendidikan pembelajaran dan pertukaran budaya Indonesia-Korea.

Dalam kesempatan ini, ia juga menjelaskan penyelenggaraan pendidikan swasta tidak terpisahkan bagi pelayanan pendidikan, khususnya di Tangsel dan prestasi yang diraih oleh Sekolah Al Zahra Indonesia.

“Terlebih untuk memperkuat kerjasama bilateral di bidang pendidikan dan meningkatkan kemampuan guru kedua negara dalam pendidikan global dan komunikasi lintas budaya. Selamat datang di Indonesia, selamat datang di Kota Tangsel dan selamat menunaikan tugas,” paparnya.(sopy)

%d blogger menyukai ini: