Dindikbud Tangsel Berikan Pelayanan Pendidikan Berkualitas Untuk Cetak Generasi Emas yang Cerdas dan Berkarakter

www.indolinear.com
Rabu, 30 Agustus 2017

Indolinear.com, Tangsel – Untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan di Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Dinas Pendidikan dan Kebudayaan setempat menggelar beragam kegiatan pada momentum HUT RI ke 72.

Menurut Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tangsel, Taryono, pihaknya terus mendorong untuk memberikan pelayanan pendidikan yang berkualitas dalam rangka mencetak generasi emas yang cerdas dan berkarakter.

“Salah satu kegiatan tersebut yakni sosialisasi tentang perlindungan anak, bekerjasama dengan DPMPPPAKB. Kegiatan ini rutin dilaksanakan setiap hari Senin sesudah upacara di sekolah dasar,” ungkapnya.

Menurut Taryono, kegiatan tersebut bertujuan untuk mencetak generasi muda yang bebas dari rasa takut. Dimana menghindari dari empat kekerasan, yakni kekerasan fisik, seksual,paikologis dan pengabean.

“Sekecil apa pun pengaruh negatif kekerasan itu mempunyai dampak yang besar bagi pertumbuhan anak dimasa yang akan datang,” jelasnya.

Dalam sosialisasi tersebut, dijelaskan kepada siswa apa-apa saja yang boleh dan tidak boleh dilakukan.

Selain itu, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tangsel juga mensosialisasikan bahaya narkoba kepada 1000 peserta didik paket B dan paket C dari 10 PKBM di Tangsel

“Disini kita ingin mencetak generasi cerdas yang bebas narkoba. Karena narkoba sangat mempengaruhi pendidikan,” papar Taryono.

Menurutnya, penyalahgunaan narkoba sangat berpengaruh negatif terhadap perkembangan dan perilaku anak. “Ayo lawan Narkoba, utk generasi cerdas dan berkarakter,” kata Taryono.

Selain menggelar beragam kegiatan, Dinas Pendidikan Kota Tangsel pun telah mendapatkan preatasi cukup besar. Yakni dengan diraihnya juara dua tingkat nasional kategori tata kelola mutu sekolah kepada SMPN 4 Tangsel dari Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI.

Penghargaan ini menjadi bukti bahwa peningkatan mutu sekolah menjadi program utama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tangsel yang cerdas, berkualitas dan berdaya saing berbasis teknologi dan inovasi.

Taryono menerangkan bahwa saat ini pihaknya telah menumbuhkan peserta didik yang berdaya saing. Melalui penghargaan tersebut, SMPN 4 Kota Tangsel mampu menjadi contoh sebuah sekolah ideal untuk melahirkan generasi yang berkualitas.

“Keberhasilan SMPN 4 meraih penghargaan ini membutuhkan proses yang panjang. Dindikbud terlebih dahulu menghelat pelatihan dan standarisasi mutu bagi tenaga pengajar. Ada empat komponen yang dilatih meliputi kepala sekolah, guru, komite dan pengawas,” kata Taryono.

Keempat komponen ini saling berhubungan untuk mendukung tata kelola manajemen sekolah dalam peningkatan mutu pembelajarannya.

Kota Tangsel juga berhasil meraih nilai rata-rata hasil UN tertinggi se Provinsi Banten dalam jenjang SMP/MTs/SMPT tahun pelajaran 2016/2017. Hasil ini berdasarkan analisis Daftar Kolektif Hasil Ujian Nasional (DKHUN).

Jumlah total nilai rata Kota Tangsel adalah 228,26, disusul oleh Kota Tangerang diposisi kedua dengan total nilai 212,87. Sementara, posisi ketiga diduduki Kota Cilegon.

Taryono menambahkan, kepala sekolah dan pengawas memiliki peran sentral dalam mengelola perubahan-perubahan tersebut. Lewat pola kerja yang kompeten dan profesional, dua jabatan ini menjadi katalisator tata sekolah yang lebih baik.

Sebagai Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Taryono selalu memberikan hadiah atau reward kepada guru, kepala sekolah dan pengawas yang berprestasi. Pola ini telah sesuai dengan Peraturan Walikota (Perwal) nomor 8 tahun 2017 tentang Pedoman Pemberian Penghargaan kepada Pendidik Berprestasi.

Selain itu, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tangsel berhasil menyabet juara umum Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) SMP tingkat Provinsi Banten 2017. Para atlet pelajar Kota Tangsel, membawa pulang 10 medali untuk kota yang dikenal Cerdas, Modern dan Religius. Cabang renang menjadi unggulan yang mampu memberikan medali terbanyak.

Taryono menuturkan, prestasi ini merupakan pencapaian yang luar biasa untuk Kota Tangsel. Menjadi semangat dan motivasi baru di tahun ajaran baru 2017/2018. “Ini pencapaian besar bagi anak-anak kita, mereka benar-benar berjuang sekuat tenaga dan kemampuan mereka untuk membanggakan Kota Tangsel, kita patut mengapresiasi pencapaian ini,” ungkap Taryono.

Ia menjelaskan, pemerintah melalui Dindikbud memiliki program pembinaan dan pengembangan bakat dan minat siswa melalui olahraga. Sehingga terbentuk wadah bagi siswa dalam mengembangkan bakat dan minat melalui O2SN.

“Pemerintah sebagai pengelola pendidikan telah berupaya keras dalam meningkatkan mutu pendidikan. Dimana salah satu program yang dilakukan dalam pembinaan bakat dan minat peserta didik yaitu melalui penyelenggaraan O2SN. Semoga ini terus memotivasi antar siswa dalam mencari bibit-bibit unggul di bidang olahraga,”jelasnya.

Diketahui, dalam ajang O2SN SMP tingkat Provinsi Banten. Kota Tangsel berhasil meraih lima medali emas, dari cabang renang, karate dan bulutangkis. Empat medali perak, dari cabang renang, pencaksilat, karakte dan bulutangkis. Serta satu medali perunggu dari cabang renang hingga membawa Kota Tangsel meraih juara umum.  (Adv)

%d blogger menyukai ini: