Delapan Hal Tentang Koper Saat Bepergian Ke Luar Negeri

liputan6com/indolinear.com
Jumat, 29 Desember 2017

Indolinear.com, Jakarta – Mendengar kata liburan tentu saja menyenangkan. Persiapan dari awal hingga akhir pun harus direncanakan dengan matang agar bisa mengantisipasi hal-hal yang tak diinginkan.

Salah satu persiapan yang penting adalah mengepak barang. Tentu saja diperlukan koper yang tepat untuk dibawa selama liburan.

Ternyata bawaan termasuk koper berperan penting agar perjalanan Anda menyenangkan dan lebih mudah.

Hal itu diungkapkan oleh para pelancong yang telah berpengalaman bepergian. Berikut 8 hal penting yang wajib diperhatikan oleh bawaan dan koper Anda agar liburan menjadi mudah, menyenangkan dan mengurangi risiko. Yang dilansir dari Liputan6.com (27/12/2017)

Gantungan di Koper

  1. Jangan Tulis Alamat Rumah di Gantungan Koper

Saran itu diungkapkan oleh akun bernama Richard Clive Rowlands. Pria itu kerap bepergian untuk kepentingan pekerjaan sebagai event coordinator dan festival.

“Jangan tulis alamat rumah Anda di gantungan koper. Kenapa? Seakan Anda mengumumkan ‘rumah ini kosong, silakan rampok… waktu Anda banyak sekali.”

Ia juga tidak menyarankan alamat rumah teman Anda. Penjahat bisa saja menjarah kediaman teman Anda sekalipun mereka ada di rumah.

“Idealnya, tulis alamat kantor dan telepon genggam Anda.”

  1. Ambil Foto Koper Anda

Akun Hachi Ko yang mengklaim telah mengunjungi 200 negara memberikan tips lain.

“Foto koper dan bawaan Anda, lalu simpan dalam dokumen word processor dengan detail kontak Anda termasuk ukuran dimensi kopernya,” kata Ko.

“Jika Anda kehilangan bawaan, bisa berikan deskripsi itu kepada petugas setempat. Meskipun mereka tak bisa berbicara bahasa Anda, setidaknya seluruh informasi ada di situ.”

  1. Tinggalkan Kartu Nama

Mantan pilot Royal Air Force bernama Jonathan Breeze memberi saran agar seluruh penumpang meletakkan setidaknya satu kartu nama bisnis di tiap bawaannya. Dengan demikian, maskapai bisa segera mengembalikan koper jika tertinggal atau terbawa ke penerbangan lainnya.

“Ada nama, nomor telepon, dan email… barang Anda pun segera kembali,” katanya.

  1. Cek Limit Berat Koper

Selain informasi soal identitas koper, pelancong bernama Motilal Bele memberi saran agar mengecek limit berat bawaan.

“Selalu cek berat koper Anda dan ketentuan maskapai sebelum bepergian,” kata pelancong yang mengklaim telah bepergian sepanjang 201.000 km.

“Tiap maskapai memiliki aturan berat koper berbeda. Contoh, di India kebanyakan maskapai maksimal berat koper adalah 15 kg, tapi Air India bisa lebih.”

  1. Ganti Koper dengan Ransel

Laura Cooney yang telah backpacker ke seluruh dunia memiliki saran agak berbeda.

“Saya selalu menggunakan ransel punggung dibandingkan koper,” katanya.

“Tak hanya mengurangi bahaya dalam perjalanan, seperti bisa saja koper disusupi hal yang tak diinginkan, tapi juga gampang dibawa tatkala memutuskan untuk ganti penerbangan,” sarannya.

  1. Bawa Barang Berat ke Tas Jinjing

Saran ini agak menyesatkan sebenarnya. Hal itu diungkapkan oleh Nadia, penulis blog perjalanan Couple Travel The World.

“Jika sudah putus asa dan tak punya uang untuk ekstra bagasi, bawa barang yang dianggap berat ke kabin bersama tas jinjing Anda,” kata Nadia.

“Maskapai memang mengecek bawaan tas jinjing Anda, tapi mereka jarang menimbangnya.”

  1. Bawa Tas Laptop

Pelancong bernama Fouad Shahnawaz memberi saran yang cukup memudahkan jika ingin bepergian tanpa repot menunggu koper dari bagasi.

“Secara umum, tas laptop boleh dibawa ke kabin dan tas kecil lain. Jadi, saya selalu membawa tas punggung laptop dan tas kecil lain ke kabin untuk memudahkan saya bergerak cepat.”

  1. Stiker ‘Fragile’

Benjamin Black Perley punya cara cepat agar barang bawaan Anda segera keluar dari bagasi.

“Stiker tulisan ‘Frigile’ atau ringkih. Biasanya para petugas memberi perhatian bagi koper bertanda itu dan… mereka mendahulukannya keluar,” kata Perley.

Cobalah di perjalanan Anda berikutnya… (Uli)

%d blogger menyukai ini: