Antisipasi Lonjakan Harga Disperindag Tangsel Gelar Bazar di 7 Kecamatan

Walikota Tangsel Hj Airin Rachmi Diany memberikan sambutan dalam pembukaan bazaar idul fitri di Kota Tangsel/eksklusif for indolinear.com
Minggu, 25 Juni 2017

Indolinear.com, Tangsel – Beberapa hari menjelang Hari Raya Idul Fitri, terjadi kenaikan harga beberapa komoditas. Penyebabnya meningkatnya permintaan dan kekhawatiran masyarakat akan kehabisan bahan pangan.

Menindaklanjuti hal tersebut, Pemerintah Kota Tangerang Selatan melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindah) Kota Tangerang Selatan menggelar Bazar Idul Fitri di 7 Kecamatan di Kota Tangerang Selatan.

Walikota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany secara resmi membuka bazar tersebut di Halaman kantor Kecamatan Setu, Tangsel pada Senin, 19 Juni 2017.

Di waktu yang sama, Wakil Walikota Tangerang Selatan Benyamin Davnie membuka bazar Idul Fitri di Halaman Kantor Kecamatan Ciputat, dan Sekretaris Daerah Tangerang Selatan Muhamad membuka bazar di Halaman Kantor Kecamatan Ciputat Timur.

Wakil Walikota Benyamin mengharapkan masyarakat dapat membentuk pola konsumsi yang efektif dan efisien untuk membantu ketersediaan pangan dan fluktuasi harga.

“Harga meningkat karena permintaan yang tinggi untuk itu dihimbau masyarakat dapat efisien dalam konsumsi,” jelasnya.

Di tempat yang berbeda, Walikota Airin memberikan solusi dan kemudahan untuk masyarakat Kota Tangerang Selatan untuk mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang efisien melalui Bazar Idul Fitri.

“Bazar murah di 7 Kecamatan ini serentak dilaksanakan untuk membantu kebutuhan masyarakat,” terangnya.

Menurut Plt Kepala Disperindag Tangsel Malikuswari, pihaknya menyediakan paket sembako murah yang disebar di tujuh kecamatan. Dalam kegiatan tersebut, terdapat beberapa stand, diantaranya stand minyak goreng, stand daging murah, beras, stand paket sembako lengkap dan stand lainnya.

“Hari ini Bazar Ramadhan dilaksanakan serentak di tujuh kecamatan. Bazar Ramadhan ini dilaksanakan untuk menekan kenaikan harga yang ditujukan bagi masyarakat berpenghasilan rendah,” kata Malikuswari.

Dalam satu paket yang dibanderol Rp 50 ribu, menurutnya terdapat beragam bahan pangan. Antara lain beras, terigu, minyak sayur, gula dan lainnya.

Selain paket sembako, menurutnya ada juga bahan pangan yang dijual murah per satuan. Antara lain minyak goreng yang harga jual dipasaran Rp15 ribu per Kg, di Bazar Ramadhan dijual Rp 8.000 per Kg.(Adv)

%d blogger menyukai ini: