7500 Warga Kota Bekasi Akan Deklarasikan Stop Hoax

Pojoksatuid/indolinear.com
Sabtu, 10 Maret 2018

Indolinear.com, Bekasi – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Bekasi ke-21 akan berlangsung dengan meriah. Event tahunan ini dibuat tidak seperti biasanya.

Pada HUT ke-21, masyarakat diajak untuk berpartisipasi menangkal penyebaran berita bohong, hoax, fitnah dan hasut di media sosial yang berpotensi merusak harmoni serta kedamaian masyarakat dan bangsa.

Karena itu, pada momen tahunan ini masyarakat Kota Bekasi diajak untuk mendeklarasikan Anti Hoax di dahului dengan jalan dan sepeda santai pada, Minggu (11/3/2018) besok lusa.

Ketua Organizing Comittee, Faturohman S Kanday, mengatakan jika kegiatan ini dihadiri oleh lebih dari 7500 masyarakat dari Kota Bekasi.

Melansir Pojoksatu.id, Sabtu (10/3/2018), Ribuan masyarakat Kota Bekasi akan berkumpul bersama melakukan aktivitas melawan hoax dengan semangat kegembiraan. Mereka akan menggunakan kaos “Stop Hoax” dan melakukan deklarasi AntiHoax.

“Kegiatan ini kami selenggarakan sebagai bagian kepedulian masyarakat Bekasi untuk memerangi maraknya penyebaran berita hoax dan ujaran kebencian di media sosial. Kami melakukannya bebarengan dengan aktivitas Minggu pagi yaitu jalan dan sepeda santai,” ujar Fatur.

Fatur menambahkan bahwa kegiatan ini juga dihadiri oleh Pjs Walikota yang akan memimpin deklarasi Stop Hoax, dan didukung oleh banyak pihak. Ada banyak stand peserta yang siap memberikan informasi menarik bagi peserta aksi, termasuk stand bazzar. Panitia juga menyiapkan berbagai doorprize menarik bagi peserta aksi ini.

“Kami menyediakan Ular Tangga Raksasa Internet Sehat yang bisa digunakan oleh peserta aksi untuk bermain sambil belajar hal-hal apa saja yang penting untuk kita ketahui untuk bisa menggunakan Internet dengan aman dan produktif,” tambah Fatur.

Koordinator Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo) Bekasi, Marlina,  menambahkan bahwa kegiatan ini adalah salah satu upaya untuk mengajak masyarakat Bekasi lebih awas terhadap informasi yang berseliweran di media sosial, dan waspada terhadap kabar bohong yang berpotensi memecah belah bangsa.

“Acara ini kami buat untuk mengajak masyarakat menggunakan media sosial dengan bijak, tidak mudah termakan oleh berita bohong atau hoax. Hari ini sekaligus aktivitas Mafindo Bekasi kami inisiasi, yang akan berjejaring dengan 15 kota lain di Indonesia dimana sudah terbangun jejaring antihoax bersama Mafindo. Kegiatan seperti ini sangat penting ketika media sosial di Indonesia masih dirundung berita hoaks yang mengancam kedamaian dan  keberagaman,” paparnya.

Menurut Marlina, Mafindo melakukan aktivitas di cek fakta berkolaborasi dengan jurnalis dan media online, juga melakukan kegiatan edukasi literasi ke sekolah, pesantren, masjid, gereja dan tempat publik lainnya.

Diharapkan edukasi literasi ini mampu meningkatkan kemampuan masyarakat mengenali berita bohong, dan turut menghentikan penyebaran berita bohong.

Masyarakat dipersilakan untuk meminta narasumber dari Mafindo Bekasi jika membutuhkan sosialisasi terkait penggunaaan Internet yang sehat, dan tips untuk mendeteksi berita hoaks.

Pada acara ini juga akan diperkenalkan aplikasi verifikasi informasi untuk smartphone Android yaitu, Hoax Buster Tools yang bisa di download secara gratis dari Playstore dan bisa digunakan untuk mencari tahu berita itu benar atau bohong, ataupun mencari berita yang bebas dari hoax. (Gie)

%d blogger menyukai ini: